Archive Pages Design$type=blogging

Analisa
Berita

Puasa Ramadan; Wasilah Meraih Taqwa

Oleh: Jasriwaldi “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu. Mudah-...


Oleh: Jasriwaldi
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu. Mudah-mudahan kamu bertaqwa.” (QS Al Baqarah : 183 )

Pepatah Arab mengatakan "Kastratu’l misâs tudzhibu’l ihsâs." Yang kira-kira maknanya seperti ini "Kebanyakan rasa menghilangkan cita rasa."

Ketika kita hubungkan pepatah ini dengan ayat di atas, maka ayat tentang kewajiban berpuasa ini merupakan ayat yang paling sering menggema, didengar dan disampaikan oleh para khatib menjelang dan bahkan hingga akhir Ramadhan. Baik pada waktu khutbah Jum'at maupun ceramah rutin di malam Ramadhan. Dan hal itu telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Karena sudah sering mendengar, menyimak dan membaca, banyak yang beranggapan ini adalah ayat yang biasa-biasa saja, hanya sekedar perintah mengerjakan puasa, setelah dikerjakan habis perkara. Semoga kita tidak termasuk golongan yang beranggapan seperti itu.

Karena memang Al Quran dan kandungannya bukanlah sesuatu yang biasa, tetapi luar biasa. Ia tidak mengenal kata usang, kuno maupun kehilangan cita rasa. Karena itulah ia menjadi mukjizat terbesar nabi kita Muhammad saw yang tetap utuh sampai sekarang.

Permasalahannya sebenarnya adalah lebih kepada diri kita, yang karena sudah sering mendengar, membaca dan menyampaikan, sehingga merasa ayat tersebut tidak lagi punya daya tarik untuk dibahas, bahkan terkesan meremehkan. Na'udzubillah minzalik.

Terdapat tujuan besar yang Allah tawarkan di balik itu semua. La'allakum tattaqun, semoga kamu bertaqwa. "Terdapat sebuah ghayah (tujuan) yang sangat besar dengan mengerjakan puasa." ungkap Sayyid Qutb dalam kitabnya Fii Zhilalul Qur'an. Ghayah tersebut adalah 'ketaqwaan', karena ketaqwaan lah yang menuntun hati seseorang sampai ia dengan suka rela mengerjakan puasa.

Saat menafsirkan akhir ayat ini, syeikh Muhammad Ali Sais menjelaskan ada beberapa penafsiran ulama terhadap kalimat la'allakum tattaqun ini :

Pertama, "Puasa mewariskan ketaqwaan, karena dengan puasa engkau bisa mengendalikan syahwat, mengalahkan hawa nafsu, menahan dirinya dari segala tindakan keji dan mengurangi kelezatan dunia."

Kedua, "Dengan mengerjakan puasa engkau harus menguatkan harapan/tekad (raja') untuk bertaqwa."

Ketiga, "Semoga engkau bertaqwa kepada Allah dengan ibadah puasa tersebut, dengan meninggalkan syawatmu". Terakhir beliau mengatakan bahwa ketiga penafsiran ini maknanya saling mendekati satu sama lain.

State of point dari ketiga penafsiran ini adalah satu kata kunci 'Taqwa'. Puasa merupakan wasilah seorang mukmin agar ia bisa meraih gelar taqwa tersebut. Lalu, apakah semua yang berpuasa bisa mendapatkannya? Tentu tidak.

Hal ini dapat dilihat dari kondisi riil di lapangan yang menunjukkan bahwa tidak setiap orang yang mengerjakan puasa bisa bertaqwa kepada Allah swt. Artinya, bukan jaminan taqwa bagi semua orang yang berpuasa.

Karena itu ayat ini menggunakan lafaz la'alla, yang fungsinya adalah untuk tarajjy, atau harapan untuk sesuatu yang disukai dan disenangi. Begitu juga halnya dengan ketaqwaan, ia merupakan dambaan setiap mukmin walaupun tidak semua bisa mencapainya.

Namun ada secercah optimisme dalam pesan taqwa ini. Peluang mendapatkan ketaqwaan tersebut sangatlah besar, karena Allah lah yang memberikan harapan tersebut kepada hambaNya. Karena kita pun tahu bahwa taqwa juga merupakan anugerah setelah usaha.

Namun hal tersebut tentu kembali kepada individu masing-masing yang menjalankan ibadah puasa. Karena banyak yang mengerjakan puasa sementara mereka tidak mendapat apa-apa selain lapar dan haus saja, sebagaimana kandungan hadits Rasulullah saw.

Momentum Ramadhan merupakan salah satu batu loncatan untuk meraih ketaqwaan. Dengan berpuasa seseorang akan sangat berhati-hati dengan segala tindakannya, baik besar maupun kecil. Puasa juga merupakan cara untuk membentengi diri dari segala larangan Allah. Pantas saja Rasulullah saw menganjurkan para pemuda memperbanyak puasa, terkhusus bagi yang belum mampu menikah. Karena ia merupakan wija' (benteng diri) bagi yang mengamalkannya. Benteng dari segala perbuatan dosa dan benteng dari segala bentuk godaan untuk mengerjakan dosa.

Karena kita menyadari bahwa perut yang terisi penuh selalu mendorong pemenuhan syahwat dan kenikmatan duniawi lainnya, sementara perut yang kosong akan menghalagi tuntutan tersebut. Sehingga pikiran orang yang berpuasa senantiasa terhubung dengan Allah swt, dan di sini lah taqwa tersebut bermula.

Kita juga dapat menghayati, betapa bijaknya perintah puasa yang Allah turunkan lewat Al Qur'anNya. Selain dijanjikan gelar taqwa bagi yang mengerjakannya dengan benar, perintah tersebut hanya berlaku pada waktu yang ditentukan saja. Bahkan dalam hari-hari yang ditentukan tersebut masih saja ada keringanan bagi orang yang sakit dan musafir untuk tidak berpuasa dan menggantinya pada hari lain.

Dan lebih dari itu, dibolehkan meninggalkan puasa hanya dengan fidiyah bagi yang memilki udzur. Puasa juga merupakan salah satu wasilah untuk mampu merasakan betapa besarnya nikmat yang telah Allah berikan kepada hambaNya. seseorang akan merasakan betapa besarnya nikmat Allah yang diberikan kepadanya jika nikmat tersebut dicabut. Karena terkadang sebuah kenikmatan akan sangat terasa keberandaannya ketika Allah swt mencabut nikmat tersebut dari hambaNya, sehingga mereka menjadi bersyukur dengan keberadaan nikmat tersebut. Hal ini senada dengan pesan Allah di akhir ayat 185 surat Al Baqarah, "Agar kamu bersyukur."

Banyak momentum penting yang terjadi di bulan Ramadhan. Turunnya Al Qur'an, malam Lailatul Qadar, kemenangan pertama umat Islam di perang Badar, penaklukan kota Mekkah dan rentetan kesuksesan umat Islam setelahnya. Kemenangan dan prestasi luar biasa tersebut hanya akan mampu digapai oleh orang-orang yang bertaqwa. Dan kenyataannya, puasa adalah salah satu wasilah untuk mencapai derajat tersebut.

Sepatutnya kita perlu banyak-banyak bersyukur, karena masih diizinkan berjumpa kembali dengan Ramadhan tahun ini. Belum tentu Ramadhan tahun depan bisa kembali kita temui dalam keadaan hidup seperti saat ini. Semoga kita termasuk hamba yang dianugerahkan nikmat ketaqwaan dengan menjalan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini. []

COMMENTS

Name

14 Agustus 25 Januari 30June Abu Treka Afrika Tengah Afsel AKP Aktivis Al Azhar Al Quds Al-Aqsha al-Azhar Alaa Alam Islami Aljazeera Amerika Amnesty Analisa aqidah Ariel Sharon Artikel AS Asad Banjir Baradei Bashar Asad Bayan Bendungan Bentrokan Berita Bom Cara Catatan Darurat Daud Oglu Deal of Century Delga Demonstran Demonstrasi Dokumen Dr. Uwais Duka Dunia Islam Editorial El Baradei El-Sisi Emir Qatar Erdagon Erdogan Fatah Fikrah Filsafat FSA Fulul Fundamental Gaza Gaza Under Attack Ghazwul Fikr Ghouta Gugatan Gulen Haji Hamas Headline Hijriah history Human Rights Watch Ibnu Khaldun IHH Ikhwan inspirasi Internasional Investigasi Irak Iran Iraq ISIS Islam Islamis Israel Istanbul Ittihadiyah Jared Kushner Jaulah Jausy al Islam Jenewa Jilbab Jum'at Furqan Kajian Kandi Kardasyah Kata-kata Kawasan Keamanan Kebiadaban Kebijakan kemanusiaan Kemenangan Kenangan Kerjasama Kesaksian Ki-Moon Klaim Koalisi Nasional Mesir Koalisi Suriah Kolom Konferensi Bahrain Konflik Kontemplasi Krisis KSA Kudeta Kudeta Mesir Kultwit kunjungan lapu lapu Lawan Kudeta Lebanon Lebaran Legitimasi Mahasiswa Mahkamah Internasional Malaysia Maroko Masisir Masjid Media Mempersiapkan Anak Sekolah Meninggal Mesir Metro Militer Mir'ah Misi Kemanusiaan Mubarak Mursi Mursyid 'Amm Muslim Sri Lanka Muslim Suriah Naquib Al-Attas Nasihat Natal News Niswah nusantara Olahrga Opini Ormas Islam Otoritas Otoritas Palestina pahlawan Palestina Panen Raya Parade Militer Pariwisata Pasca Pembantaian PBB Pemadaman Listrik Pembakaran Masjid Pembangkangan Pembantaian PembantaianRab'ah Pembubaran Pembubaran Massa Pembubaran Partai Pemerintahan pemikiran Pemilu pemuda Pemutusan Diplomatik Penangkapan Pendidikan Anak Pendudukan Zionis Pengadilan Pengepungan Penguasa Pengungsi Penjajah Penjara Penjualan Penyerangan Jamaah Perang Percaya Diri Perlawanan Pernyataan Perundingan Pilihan politik Prahara Kudeta Prancis Profesor Propaganda Kudeta Provokasi Proyek Qur'anuna Rabea Rabia Rafah Raja Muhammad Bin Salman Ramadan realitas Refleksi Remaja renungan Revolusi Rezim Rezim Suriah Rohingya RS. Midany Rusia Salahuddin Saudi Sejarah Sejarah Mesir Sejarah Palestina Modern Serangan Serangan Israel Serangkaian Bom Sikap Sinai sirah Slider Solidaritas Somalia Sri Lanka Sunnaturasulina Suriah Survey Syabab Syatir Syiria tadabbur tafakkur Tahun Ajaran Baru Tahun baru hijriah 1438 talmud Taman Kanak-kanak Tamarrid Tanah Air Tanah Palestina Taujih taurat Tausiyah Timteng Tokoh Tokoh Muslim Trik trump Tsaqafah Tulisan Hamka Tunisia Turki Ukhuwah ulama Ulasan Umrah US Usbu' Rahil Ust. Zulfi Akmal Ust.Irsyad Syafar Wacana Wanita Wawancara Wawasan Yahudi Yarmuk Yaser Arafat Yordania Zionis
false
ltr
item
MUSLIMIDE ONLINE: Puasa Ramadan; Wasilah Meraih Taqwa
Puasa Ramadan; Wasilah Meraih Taqwa
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTTb3guFTTjK7WcpTOmURjyI_7-0lKgTV3nnJkIkU5FOO5ejbJQb2R1NAIP7lXh6mMYJOXGzdzkgtKeA7iwiP-KJtLT5TkZFUbnoTFK4XuG0oBfJ9vW9IaSoh_LMHoU0lsgwBYXWXv3vlr/s480/146160.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTTb3guFTTjK7WcpTOmURjyI_7-0lKgTV3nnJkIkU5FOO5ejbJQb2R1NAIP7lXh6mMYJOXGzdzkgtKeA7iwiP-KJtLT5TkZFUbnoTFK4XuG0oBfJ9vW9IaSoh_LMHoU0lsgwBYXWXv3vlr/s72-c/146160.jpg
MUSLIMIDE ONLINE
http://muslimide.blogspot.com/2012/08/puasa-ramadan-wasilah-meraih-taqwa_11.html
http://muslimide.blogspot.com/
http://muslimide.blogspot.com/
http://muslimide.blogspot.com/2012/08/puasa-ramadan-wasilah-meraih-taqwa_11.html
true
865542636231413322
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago