Kairo- Presiden Mesir, Dr. Mohammed Morsi hari ini bertolak ke New York, AS guna menghadiri agenda Sidang Umum PBB ke- 67 dan bertemu la...
Kairo- Presiden Mesir, Dr. Mohammed Morsi hari ini bertolak ke New York, AS guna menghadiri agenda Sidang Umum PBB ke- 67 dan bertemu langsung dengan beberapa petinggi-petinggi dunia yang diagendakan besok lusa.
Juru bicara kepresidenan, Dr. Yasser Ali menyatakan bahwa diantara poin-poin yang akan dibicarakan Morsi dalam Sidang Umum nantinya adalah seputar perkembangan terkini Mesir pasca Revolusi 25 Januari, periode pergantian sistim demokrasi yang sedang berlangsung, peletakan dasar pembangunan negara baru, kebijakan luar negeri dan peran Mesir di kawasan khususnya terkait masa depan Suriah dan perdamaian di Timur Tengah.
Yasser Ali juga menyatakan bahwa diantara agenda Presiden Morsi selama di New York nantinya adalah menghadiri pertemuan dengan beberapa petinggi dunia guna membahas masa depan kerjasama Mesir dengan negara-negara bersangkutan, khususnya di bidang ekonomi.
Dalam kesempatan ini Morsi meminta kepada Washington untuk merubah model interaksi dengan Dunia Arab dan mendukung proses berdirinya negara Palestina karena hal ini merupakan isu penting yang akan menetukan sikap dunia terhadap Amerika.
Dalam wawancara eksklusifnnya dengan Harian New York Times, Morsi menegaskan jika ingin Mesir menghormati perjanjian damai dengan Israel, maka Washington juga harus serius menepati poin-poin perjanjian Camp David, diantaranya adalah proses pembentukan negara Palestina yang berdaulat. Morsi juga menegaskan bahwa Mesir bukan musuh dan juga bukan pengikut Barat. Mesir akan tetap menjaga hubungan baik termasuk dengan Amerika.[HaR]
Al-Ahram; 24 Sept 2012
Juru bicara kepresidenan, Dr. Yasser Ali menyatakan bahwa diantara poin-poin yang akan dibicarakan Morsi dalam Sidang Umum nantinya adalah seputar perkembangan terkini Mesir pasca Revolusi 25 Januari, periode pergantian sistim demokrasi yang sedang berlangsung, peletakan dasar pembangunan negara baru, kebijakan luar negeri dan peran Mesir di kawasan khususnya terkait masa depan Suriah dan perdamaian di Timur Tengah.
Yasser Ali juga menyatakan bahwa diantara agenda Presiden Morsi selama di New York nantinya adalah menghadiri pertemuan dengan beberapa petinggi dunia guna membahas masa depan kerjasama Mesir dengan negara-negara bersangkutan, khususnya di bidang ekonomi.
Dalam kesempatan ini Morsi meminta kepada Washington untuk merubah model interaksi dengan Dunia Arab dan mendukung proses berdirinya negara Palestina karena hal ini merupakan isu penting yang akan menetukan sikap dunia terhadap Amerika.
Dalam wawancara eksklusifnnya dengan Harian New York Times, Morsi menegaskan jika ingin Mesir menghormati perjanjian damai dengan Israel, maka Washington juga harus serius menepati poin-poin perjanjian Camp David, diantaranya adalah proses pembentukan negara Palestina yang berdaulat. Morsi juga menegaskan bahwa Mesir bukan musuh dan juga bukan pengikut Barat. Mesir akan tetap menjaga hubungan baik termasuk dengan Amerika.[HaR]
Al-Ahram; 24 Sept 2012