Kairo- Presiden AS, Baarack Obama dalam komunikasi selulernya dengan Presiden Mesir, Dr. Mohamed Morsi kemarin sore (13/9) meminta jaminan M...
Kairo- Presiden AS, Baarack Obama dalam komunikasi selulernya dengan Presiden Mesir, Dr. Mohamed Morsi kemarin sore (13/9) meminta jaminan Mursi atas keselamatan diplomatnya di Mesir. Mengingat perkembangan terakhir, Obama menilai hal ini akan berpotensi menjadi masalah besar dalam hubungan kedua negara, sementara belum ada kepastian arah hubungan pemerintah Mesir baru dengan AS.
Menanggapi hal ini Mursi menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh bangsa Mesir dan umat Islam secara umum murni disebabkan oleh penghinaan terhadap sosok Rasulullah Saw lewat film "Innocence of Islam" itu. Dalam kesempatan tersebut Mursi berharap ada reaksi yang sama dari rakyat AS menolak film ini dan kebijakan pemerintah menindak tegas pelaku pelecehan tersebut.
Mursi memastikan bahwa pemerintah Mesir akan bertanggung jawab menjaga keselamatan warga asing dan para diplomat yang ada di Mesir serta menolak adanya aksi penyerangan terhadap person terkait hal ini. Mursi juga menyampaikan simpati dan belasungkawanya atas terbunuhnya Dubes AS di Benghazi, Libya.
Di Washington sendiri belakangan muncul suara-suara, diantarannya David Schenker dan Eric, pakar dari Washington Institute yang meminta jangan ada agenda pertemuan apapun antara Obama dengan Mursi sampai ada jaminan pasti bagi diplomat AS di Mesir.[Sho/HaR]
(Harian Shorouk: 14 September 2012. Hal.1)
Menanggapi hal ini Mursi menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh bangsa Mesir dan umat Islam secara umum murni disebabkan oleh penghinaan terhadap sosok Rasulullah Saw lewat film "Innocence of Islam" itu. Dalam kesempatan tersebut Mursi berharap ada reaksi yang sama dari rakyat AS menolak film ini dan kebijakan pemerintah menindak tegas pelaku pelecehan tersebut.
Mursi memastikan bahwa pemerintah Mesir akan bertanggung jawab menjaga keselamatan warga asing dan para diplomat yang ada di Mesir serta menolak adanya aksi penyerangan terhadap person terkait hal ini. Mursi juga menyampaikan simpati dan belasungkawanya atas terbunuhnya Dubes AS di Benghazi, Libya.
Di Washington sendiri belakangan muncul suara-suara, diantarannya David Schenker dan Eric, pakar dari Washington Institute yang meminta jangan ada agenda pertemuan apapun antara Obama dengan Mursi sampai ada jaminan pasti bagi diplomat AS di Mesir.[Sho/HaR]
(Harian Shorouk: 14 September 2012. Hal.1)
