Kairo - Militer Mesir menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengamanan di Sinai sampai target penumpasan aksi kejahatan di sa...
Kairo - Militer Mesir menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengamanan di Sinai sampai target penumpasan aksi kejahatan di sana terlaksana. Dalam konferensi pers yang digelar kemarin (2/10), Kolonel Ahmed Ali, juru bicara staf angkatan bersenjata Mesir menyatakan bahwa mereka tak akan mundur dari Sinai dan akan tetap siaga membantu pihak kepolisian mengontrol pengamanan.
Dia menegaskan bahwa apa yang terjadi di Sinai sebetulnya tak hanya terkait isu keamanan. Tapi juga dimasuki oleh isu-isu politik, ekonomi dan sosial. Maka untuk menyelesaikan persoalan ini tak cukup sekedar pengamanan militer saja.
Adapun pencapaian-pencapaian operasi militer semenjak digelarnya konferensi pers beberapa waktu yang lalu hingga hari ini telah berhasil menghancurkan 104 terowongan di sekitar perbatasan Sinai ditambah 31 terowongan yang telah dihancurkan sebelumnya.
Sementara terkait peningkatan pengamanan, militer Mesir telah menyiagakan 14 tank anti roket untuk menghadapi berbagai kemungkinan serangan. Juru bicara militer juga menyatakan dalam peringatan perang Oktober untuk tahun ini akan dilaksanakan latihan gabungan militer baik angkatan darat, laut dan udara guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan pertahanan.
Dalam kesempatan itu juru bicara muliter juga menyangkal adanya isu keberadaan perangkat komunikasi Israel pada pesawat tempur F-16. Demikian juga dengan isu adanya keterlibatan tentara asing dibantah oleh pihak militer.Pihak militer menyatakan bahwa tentara Mesir cukup tangguh dan tak perluadanya bantuan dari luar utuk mengendalikan situasi. [HaR]
(Al-Ahram. 3 Oktober 2012)
