Archive Pages Design$type=blogging

Analisa
Berita

Suriah-Turki; Titik Api Baru di Kawasan

Jatuhnya Rudal Suriah ke wilayah Turki dan serangan balasan Turki terhadap tentara Suriah, membuat hubungan kedua negara mulai memanas. ...


Jatuhnya Rudal Suriah ke wilayah Turki dan serangan balasan Turki terhadap tentara Suriah, membuat hubungan kedua negara mulai memanas. Kemungkinan tersulitnya perang baru terbuka lebar antar dua negara bertetangga itu. Berawal dari krisis yang tengah melanda Suriah antara rezim Asad dengan gerakan revolusi.

Ada sederetan pertanyaan yang muncul di kepala kita. Sampai kapan Basar Asad akan bertahan di singgasananya? Apakah dengan kejadian ini Asad memilih mengalah demi menyatukan kekuatan Suriah untuk menghadapi Turki? Dan apa tujuan Suriah menyerang Turki? Mungkinkah serangan Suriah hanya sebagai upaya pengalih perhatian para tentara Suriah kepada front eksternal, untuk  meringankan beban mental karena telah membantai rakyat sipil?  

Ini adalah untuk kesekian kalinya rudal Suriah jatuh ke wilayah Turki.  Rada hari Rabu yang lalu sebuah rudal Suriah menewaskan lima warga sipil Turki. Dengan sigap Turki merespon serangan itu dan melakukan serangan balasan dengan sasaran tentara Suriah. Beberapa saat kemudian, parlemen Turki mengizinkan pemerintah Turki untuk melakukan operasi militer di luar perbatasan jika dianggap perlu.

Dewan Keamana PBB mengecam tindakan brutal  Suriah ke wilayah Turki, karena telah melanggaran Hukum Internasional dan meminta kejadian itu tidak boleh terulang kembali.  Setelah mendapatkan dukungan dari PPB, Turki juga menerima pernyataan dukungan dari NATO terkait menghadapi “agresi Suriah”.

Perang atau Damai?

Sepanjang Juni hingga Juli yang lalu Turki menghentikan pemberian bantuan terhadap Suriah di daerah perbatasan.  Semenjak itu pesawat- pesawat Turki mulai dijatuhkan  oleh tentara Suriah dengan alasan keamanan. Atas tindakan ini Turki menyusun agenda pertemuan dengan Suriah guna membahas insiden ini. Karena dalam hal ini Turki tentunya merasa dirugikan dan terganggu.

Pemerintah Turki juga mempertimbangkan  sikapnya terhadap Suriah dan juga masalah Kurdi yang selalu memperluas daerahnya hingga  mendekati perbatasan umum Suriah. Apalagi Kurdi memiliki ambisi untuk mendirikan negara merdeka di utara Suriah. Terbuka kemungkinan serangan ini berasal dari Kurdi  yang selalu menimbulkan konflik dengan PKK di Turki.

Merujuk pada pernyataan Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan bahwa negaranya tidak pernah memiliki niat untuk berperang dengan Suriah. Erdogan menyampaikan "insiden ini bukan serangan pertama Suriah terhadap Turki. Ada tujuh serangan Suriah terhadap Turki dalam beberapa kali. Kami hanya ingin perdamaian dan keamanan di wilayah kami. Ini adalah sesuatu yang kami prihatinkan, kita sama sekali tidak punya niat untuk berperang”. Pernyataan Edrogan dikuatkan oleh Wakil Perdana Menteri Turki Bashir Otlaa, “ Parlemen memang mengizinkan pemerintah melakukan operasi diluar perbatasan, akan tetapi hal itu bukanlah mandat maupun deklarasi perang Turki kepada Suriah”.

Pengamat Turki Ali Hussein Bakir yang bekerja di di Institute Osaka, menyatakan pada  wartawan Al Jazeera  tentang kemungkinannya terjadi konfrontasi besar antara Turki dan Suriah, “Pemerintah Turki menujukkan bahwa mereka berusaha untuk bergerak di  tingkat Internasional dengan bantuan PBB dan NATO, sekaligus mempertanyakan tentang respon mereka terhadap intervensi Turki terhadap Suriah”. Bakir menambahkan bahwa sikap Turki ini merupakan sebuah peringatan yang keras dan serius terhadap rezim Suriah dan kemungkinan untuk intervensi militer, terlebih setelah mendapatkan persetujuan dari Parlemen.

Di pihak lain, pengamat Suriah Brigadir Jenderal Safwat Zayat (pensiunan militer) mengatakan respon militer Turki terhadap serangan Suriah sungguh mengejutkan,  seakan menunjukkan bahwa kesabaran  Turki mulai habis.  Turki berusaha mencoba menghadapi melalui zona kemanusiaan atau hukum internasional, tapi semua usaha itu butuh dukungan Amerika. Jendral Safwat menambahkan pula bahwa ada sekelompok orang yang menentang Turki berperang dengan Suriah, dan ada pula kelompok lain yang kira-kira jumlahnya 12 juta menginginkan Turki berperang.

Kesalahan atau Provokasi?

Menurut sejumlah pengamat, Suriah tengah berupaya memancing permusuhan dengan Turki  dari luar dengan sistem provokasi guna untuk menggalang kekuatan nasional untuk menghadapi  “invasi asing”, hingga melupakan misi penggulingan Asad dari kekuasaan.

Turki bukanlah yang pertama diprovokasi oleh Suriah. Sebelumnya Jordan juga mengalami hal yangs ama. Berkali-kali rudal Suriah memporak porandakan  desa-desa dekat wilayah perbatasan Jordan dan Suriah, sebagian oknum tentara Suriah juga menyerang beberapa desa dekat perbatasan.

Sementara menurut pandangan seorang pengamat, penulis dan politikus Lebanon, Feisal Abdul Sater, mungkin saja rudal Suriah telah mendarat di wilayah Turki secara tidak sengaja, terutama karena rudal jatuh dekat daerah perbatasan, atau mungkin saja ada pihak ketiga yang berusaha memicu perang antara kedua negara.

Indikasi Upaya Adu Domba 

Pengamat politik Turki, Ali Hussein Bakir menilai bahwa tindakan ini menunjukkan kemungkinan bahwa rezim Suriah berusaha keluar dair krisis Internal dengan membuka sebuah front asing. Kemungkinan ini terlihat sekali jika ada invasi internasional ke Suriah.

Akan tetapi, ada pandangan lain dari mantan Jendral Mesir Safwat Az Zayat dan mengatakan “Rezim Suriah tidak mampu mempengaruhi Internasional untuk mendukung dalam negeri Suriah, khususnya  menghentikan pembantaian di Suriah, begitu pula tentang peraturan untuk tidak melintasi empat daerah perbatasan Turki, lalu bagamana mungkin Suriah mampu untuk berperang melawan Turki” . Az Zayat menambahkan pula “para pengungsi Suriah tidak akan bisa mematuhi peraturan yang ada di Turki”.

Zayat juga menyinggung bahwa kondisi  internal militer Suriah sedang kacau dan tak terkendali dalam menjalankan operasi militer.  Kehilangan kontrol dari pusat ke titik-titik strategis yang menyebabkan tidak jelasnya keterlibatan militer dalam upaya pengamanan dan mengindikasikan juga bahwa jatuhnya rudal tersebut mungkin saja datang dari pemimpin improvasi dan intermedit.

sumber: Aljazeera.net
Alih Bahasa: Muhammad Raharjo


COMMENTS

Name

14 Agustus 25 Januari 30June Abu Treka Afrika Tengah Afsel AKP Aktivis Al Azhar Al Quds Al-Aqsha al-Azhar Alaa Alam Islami Aljazeera Amerika Amnesty Analisa aqidah Ariel Sharon Artikel AS Asad Banjir Baradei Bashar Asad Bayan Bendungan Bentrokan Berita Bom Cara Catatan Darurat Daud Oglu Deal of Century Delga Demonstran Demonstrasi Dokumen Dr. Uwais Duka Dunia Islam Editorial El Baradei El-Sisi Emir Qatar Erdagon Erdogan Fatah Fikrah Filsafat FSA Fulul Fundamental Gaza Gaza Under Attack Ghazwul Fikr Ghouta Gugatan Gulen Haji Hamas Headline Hijriah history Human Rights Watch Ibnu Khaldun IHH Ikhwan inspirasi Internasional Investigasi Irak Iran Iraq ISIS Islam Islamis Israel Istanbul Ittihadiyah Jared Kushner Jaulah Jausy al Islam Jenewa Jilbab Jum'at Furqan Kajian Kandi Kardasyah Kata-kata Kawasan Keamanan Kebiadaban Kebijakan kemanusiaan Kemenangan Kenangan Kerjasama Kesaksian Ki-Moon Klaim Koalisi Nasional Mesir Koalisi Suriah Kolom Konferensi Bahrain Konflik Kontemplasi Krisis KSA Kudeta Kudeta Mesir Kultwit kunjungan lapu lapu Lawan Kudeta Lebanon Lebaran Legitimasi Mahasiswa Mahkamah Internasional Malaysia Maroko Masisir Masjid Media Mempersiapkan Anak Sekolah Meninggal Mesir Metro Militer Mir'ah Misi Kemanusiaan Mubarak Mursi Mursyid 'Amm Muslim Sri Lanka Muslim Suriah Naquib Al-Attas Nasihat Natal News Niswah nusantara Olahrga Opini Ormas Islam Otoritas Otoritas Palestina pahlawan Palestina Panen Raya Parade Militer Pariwisata Pasca Pembantaian PBB Pemadaman Listrik Pembakaran Masjid Pembangkangan Pembantaian PembantaianRab'ah Pembubaran Pembubaran Massa Pembubaran Partai Pemerintahan pemikiran Pemilu pemuda Pemutusan Diplomatik Penangkapan Pendidikan Anak Pendudukan Zionis Pengadilan Pengepungan Penguasa Pengungsi Penjajah Penjara Penjualan Penyerangan Jamaah Perang Percaya Diri Perlawanan Pernyataan Perundingan Pilihan politik Prahara Kudeta Prancis Profesor Propaganda Kudeta Provokasi Proyek Qur'anuna Rabea Rabia Rafah Raja Muhammad Bin Salman Ramadan realitas Refleksi Remaja renungan Revolusi Rezim Rezim Suriah Rohingya RS. Midany Rusia Salahuddin Saudi Sejarah Sejarah Mesir Sejarah Palestina Modern Serangan Serangan Israel Serangkaian Bom Sikap Sinai sirah Slider Solidaritas Somalia Sri Lanka Sunnaturasulina Suriah Survey Syabab Syatir Syiria tadabbur tafakkur Tahun Ajaran Baru Tahun baru hijriah 1438 talmud Taman Kanak-kanak Tamarrid Tanah Air Tanah Palestina Taujih taurat Tausiyah Timteng Tokoh Tokoh Muslim Trik trump Tsaqafah Tulisan Hamka Tunisia Turki Ukhuwah ulama Ulasan Umrah US Usbu' Rahil Ust. Zulfi Akmal Ust.Irsyad Syafar Wacana Wanita Wawancara Wawasan Yahudi Yarmuk Yaser Arafat Yordania Zionis
false
ltr
item
MUSLIMIDE ONLINE: Suriah-Turki; Titik Api Baru di Kawasan
Suriah-Turki; Titik Api Baru di Kawasan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFEU9SnS7tddyRGfmFqs-FTDDSOPoVaO2u-ZfRdBSR5uufrCmLTbk83GW2xkhuLyrgUAxFyo9l1DJZsCaegT27nruDxyb_82BQw-CUgkNEkFNawrkhHAQAleLz_fDJ7sF2g4Rx3Tns5XA2/s320/F4-Turkey_Syria-774324.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFEU9SnS7tddyRGfmFqs-FTDDSOPoVaO2u-ZfRdBSR5uufrCmLTbk83GW2xkhuLyrgUAxFyo9l1DJZsCaegT27nruDxyb_82BQw-CUgkNEkFNawrkhHAQAleLz_fDJ7sF2g4Rx3Tns5XA2/s72-c/F4-Turkey_Syria-774324.jpg
MUSLIMIDE ONLINE
http://muslimide.blogspot.com/2012/10/suriah-turki-titik-api-baru-di-kawasan.html
http://muslimide.blogspot.com/
http://muslimide.blogspot.com/
http://muslimide.blogspot.com/2012/10/suriah-turki-titik-api-baru-di-kawasan.html
true
865542636231413322
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago