Tim Kepresidenan Pecah : Erian, Omar dan Ali mendukung, Abdel Fatah dan Sayyad menentang. Markus dan Sakinah Fuad mengundurkan diri P...
Tim Kepresidenan Pecah : Erian, Omar dan Ali mendukung, Abdel Fatah dan Sayyad menentang. Markus dan Sakinah Fuad mengundurkan diriPresiden Mesir, Dr. Mohamed Morsi kemarin siang (24/11) berkumpul dengan tim kepresiden yang terdiri dari 17 penasehat dan 4 tim ahli guna membahas solusi dari gejolak yang muncul pasca dekrit presiden.
Salah satu sumber tim kepresidenan mengatakan kepada Harian Shorouk bahwa rapat internal dengan presiden menghabiskan waktu selama 2 hari, Sabtu dan Ahad untuk menemukan alan keluar dari gejolak yang memanas ini.
Ia menegaskan bahwa sebagian penasehat presiden yang berasal dari kelompok Islam mendukung cita-cita perjuangan untuk Mesir. Mereka menilai bahwa hal itu merupakan bagian dari langkah-langkah revolusi Mesir. Sebagian yang lain yang berasal dari aliran nasionalis menyatakan penolakan dan mengusulkan penarikan poin perlindungan dekrit. Pada waktu yang sama kelompok ketiga menyampaikan pengunduran diri mereka dari tim kepresidenan.
Terkait permasalahan dekrit, Saif Abdel Fatah, salah seorang penasehat presiden mengatakan sebaiknya dekrit ini dibatalkan dengan cara mengeluarkan penjelasan tanpa harus mengganti semuanya. Sebagaimana Abdel Fatah juga mengatakan bahwa ia menentang dekrit tersebut karena dinilai jauh dari saran dewan penasehat presiden. Begitu juga dalam hal perlindungan dekrit dari segala bentuk gugatan yang bisa memberikan perbaikan saat ini.
Salah seorang anggota tim kepresidenan lain, Aiman Shiyad mengungkapkan bahwa keluarnya dekrit presiden merupakan penyempurnaan yang manjamin proses pemilihan parlemen (Majelis Shaab) karena hilangnya kekuasaan hukum parlemen yang telah terpilih. Maka Presiden hanya menjadi penanggungjawab pelaksaan kekuasaan. Langkah ini merupakan sebuah “ide cemerlang” sesuai dengan penjelaannya kepada kantor berita Anatolia-Turki sebagai pandangan para ahli politik dengan mengadakan pemilihan parlemen secepatnya agar keluar dari gejolak yang sedang terjadi.
Shiyad menambahkan bahwa sidang ini merupakan rapat ini untuk membahas solusi terhadap gejolak yang kami sadari bahayanya. Karena kami tidak mungkin membiarkan bangsa menjalani gejolak seperti ini.
Adapun kelompok pendukung dekrit presiden diantaranya : Dr. Esham El Erian, penasehat bagian politik. Dr. Ahmed Amran penasehat bagian kemasyarakatan dan Dr. Ayman Ali penasehat bagian bangsa Mesir di luar negeri.
Amran menyatakan bahwa dekrit yang dikeluarkan merupakan solusi. Sementara kaji ulang Morsi atas dekrit merupakan perwujudan aspirasi rakyat Mesir pasca revolusi untuk mencapai tujuan revolusi. Dan perintah untuk mengkaji ulang kembali pengadilan untuk pembunuh revolusioner dengan membawa kembali ke pengadilan.
Sebagian tanggapan terhadap dekrit presiden disampaikan oleh kelompok dengan mengundurkan diri dari tim penasehat kepresidenan. Diantaranya Dr. Samir Markus staf ahli bidang demokrasi. Sekretaris tim kepresidenan, Sakinah Fuad juga mengundurkan diri. Ia menyebutkan bahwa rapat internal tim dengan presiden kemarin belum final guna mencarikan penyelesaian gejolak yang terjadi. Ia juga menyadari bahwa dalam hal ini presiden punya kekuasaan penuh.
Sumber: Harian Shorouk; 25 Nov. 2012- h. 3
