Archive Pages Design$type=blogging

Analisa
Berita

Belajar dari Revolusi Mesir (5)

Pelajaran kelima dari revolusi Mesir:   Revolusi ini dijadikan Allah sebagai sarana untuk men-“ tamhish rijal ” (menyeleksi kepribadian ...

Pelajaran kelima dari revolusi Mesir: 
Revolusi ini dijadikan Allah sebagai sarana untuk men-“tamhish rijal” (menyeleksi kepribadian para aktifis).
Dalam situasi damai bisa saja setiap orang mengaku bahwa dialah orang yang paling menegakkan agama Allah, dialah orang yang paling ikhlas beramal. Dialah yang paling benar memilih metode dalam berbuat.

Pengakuan itu boleh-boleh saja, karena tidak akan mungkin seseorang berbuat kalau ia tidak merasa benar. Bahkan penjahat yang paling durjana pun merasa ia dalam kebenaran. Pelacur yang menjajakan kehormatan dirinya pun merasa berbuat benar, yaitu lagi mencari rezki untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Allah berfirman dalam surat al ‘Ankabut ayat 2:

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لا يُفْتَنُونَ

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?”

Dengan adanya revolusi ini, masing-masing orang kelihatan aslinya. Apakah ia betul-betul ikhlas karena Allah dalam perjuangannya, atau hanya mengejar ambisi pribadi dengan meneriakkan kebenaran. Ternyata banyak yang berguguran dengan meninggalkan bekas yang sangat jelas. Ketahuanlah bahwa si Fulan ini teriak lantang selama ini hanya ingin mencari ketenaran, ingin dianggap pahlawan, ingin mencari kedudukan, ingin memperbanyak kekayaan dll. Dan yang betul-betul ikhlas pun akan muncul ke permukaan.

Sebaliknya pun terjadi. Ada yang selama ini salah ijtihad dalam memilih pemahaman, tapi karena niatnya betul-betul ikhlas karena Allah, akhirnya setelah jelas mana yang hak dan batil, tanpa ragu dan malu mereka pun kembali kepada jalan yang benar. Dengan kesatria menyatakan bahwa pilihan saya selama ini memang salah. Inilah dia “rijal/tokoh/orang besar sebenarnya. Yang berjalan di atas kebenaran, bukan di atas ego, hawa nafsu dan ambisi pribadi.

كَذَلِكَ يَضْرِبُ اللَّهُ الْحَقَّ وَالْبَاطِلَ فَأَمَّا الزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَاءً وَأَمَّا مَا يَنْفَعُ النَّاسَ فَيَمْكُثُ فِي الأرْضِ

“…..Demikianlah Allah membuat perumpamaan bagi yang benar dan yang batil. Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi….”

Satu contoh saja; Hazim Shalah Abu Ismail gagal mencalonkan diri jadi presiden. Tapi ketika melihat keadaan negara terancam, ia pun tampil mengomandokan rakyat untuk memberikan pembelaan. Padahal ia tidak diberi jabatan dan fasilitas apa-apa selama pemerintahan Dr. Muhammad Mursi. Saat itu, kelihatanlah siapa ia sebenarnya. Orang yang betul-betul ikhlas menegakkan kebenaran. Tidak penting jabatan, pangkat dan titel. Di mana dibutuhkan ia akan tampil secara spontan tanpa digaji dan diberi penghargaan bintang tanda jasa. Bahkan siap menanggung ancaman, fitnahan, hinaan dan cacian, bahkan pembunuhan.

Beda halnya dengan sebagian orang yang dianggap tokoh selama ini. Ketika kebenaran berbenturan dengan kepentingan dirinya, watak asli dan rahasia yang tersimpan di dalam hatinya pun muncul kepermukaan. Di sanalah baru ketahuan, ternyata Doktor ini hanya meperjuangkan kedudukannya, Doktor itu ingin ketenaran, Doktor Anu ingin jadi presiden, dan kedok-kedok lainnya terbuka jelas.

Terakhir, suatu hari Abu Jahal ditanya oleh rekan-rekannya sesama kafir Quraisy Makkah; apakah Muhammad itu betul-betul seorang pendusta sebagaimana yang kamu tuduhkan? Abu Jahal menjawab dengan tegas dan agak emosi: “Celaka kalian, tidak pernah Muhammad itu berdusta sedikit pun”. Dengan heran rekan-rekannya bertanya: “Jadi gimana tuduhan-tuduhanmu selama ini terhadap dia?”.

Di sinilah Abu Jahal tidak bisa lagi menutupi isi hatinya, ia berkata: “ Semenjak dulu kita bersaing untuk berebut pengaruh dengan Bani Hasyim (keluarga Rasulullah). Mereka memberi makan orang, kita juga memberi makan, mereka menebarkan kebaikan, kita juga menebar kebaikan, mereka berbuat ini dan itu, kita juga lakukan hal yang sama. Tapi pada hari ini, mereka berkata: “Kami diberi Allah wahyu dari langit”, bagaimana cara kita menyaingi mereka dalam hal ini?

Setelah diutusnya Nabi Muhammad jadi Rasul barulah ketahuan apa niat Abu Jahal selama ini menebarkan kebaikan di Makkah. Ingin berebut pengaruh, bukan karena Allah atau bukan betul-betul untuk kebaikan rupanya. Dan ternyata Abu Jahal ingin sekali menjadi Rasul seperti Nabi Muhammad. Ambisi yang mustahil akan terwujud.

Dan orang-orang seperti Abu Jahal ini amatlah banyak bertebaran di masyarakat sampai hari kiamat. Kelas dan tingkatnya saja yang berbeda-beda. Semoga kita selamat dari penyakit berbahaya itu. Serta kita selamat dari ujian yang akan membuka aib-aib diri kita.










Oleh: Ust. Zulfi Akmal, MA.

COMMENTS

Name

14 Agustus 25 Januari 30June Abu Treka Afrika Tengah Afsel AKP Aktivis Al Azhar Al Quds Al-Aqsha al-Azhar Alaa Alam Islami Aljazeera Amerika Amnesty Analisa aqidah Ariel Sharon Artikel AS Asad Banjir Baradei Bashar Asad Bayan Bendungan Bentrokan Berita Bom Cara Catatan Darurat Daud Oglu Deal of Century Delga Demonstran Demonstrasi Dokumen Dr. Uwais Duka Dunia Islam Editorial El Baradei El-Sisi Emir Qatar Erdagon Erdogan Fatah Fikrah Filsafat FSA Fulul Fundamental Gaza Gaza Under Attack Ghazwul Fikr Ghouta Gugatan Gulen Haji Hamas Headline Hijriah history Human Rights Watch Ibnu Khaldun IHH Ikhwan inspirasi Internasional Investigasi Irak Iran Iraq ISIS Islam Islamis Israel Istanbul Ittihadiyah Jared Kushner Jaulah Jausy al Islam Jenewa Jilbab Jum'at Furqan Kajian Kandi Kardasyah Kata-kata Kawasan Keamanan Kebiadaban Kebijakan kemanusiaan Kemenangan Kenangan Kerjasama Kesaksian Ki-Moon Klaim Koalisi Nasional Mesir Koalisi Suriah Kolom Konferensi Bahrain Konflik Kontemplasi Krisis KSA Kudeta Kudeta Mesir Kultwit kunjungan lapu lapu Lawan Kudeta Lebanon Lebaran Legitimasi Mahasiswa Mahkamah Internasional Malaysia Maroko Masisir Masjid Media Mempersiapkan Anak Sekolah Meninggal Mesir Metro Militer Mir'ah Misi Kemanusiaan Mubarak Mursi Mursyid 'Amm Muslim Sri Lanka Muslim Suriah Naquib Al-Attas Nasihat Natal News Niswah nusantara Olahrga Opini Ormas Islam Otoritas Otoritas Palestina pahlawan Palestina Panen Raya Parade Militer Pariwisata Pasca Pembantaian PBB Pemadaman Listrik Pembakaran Masjid Pembangkangan Pembantaian PembantaianRab'ah Pembubaran Pembubaran Massa Pembubaran Partai Pemerintahan pemikiran Pemilu pemuda Pemutusan Diplomatik Penangkapan Pendidikan Anak Pendudukan Zionis Pengadilan Pengepungan Penguasa Pengungsi Penjajah Penjara Penjualan Penyerangan Jamaah Perang Percaya Diri Perlawanan Pernyataan Perundingan Pilihan politik Prahara Kudeta Prancis Profesor Propaganda Kudeta Provokasi Proyek Qur'anuna Rabea Rabia Rafah Raja Muhammad Bin Salman Ramadan realitas Refleksi Remaja renungan Revolusi Rezim Rezim Suriah Rohingya RS. Midany Rusia Salahuddin Saudi Sejarah Sejarah Mesir Sejarah Palestina Modern Serangan Serangan Israel Serangkaian Bom Sikap Sinai sirah Slider Solidaritas Somalia Sri Lanka Sunnaturasulina Suriah Survey Syabab Syatir Syiria tadabbur tafakkur Tahun Ajaran Baru Tahun baru hijriah 1438 talmud Taman Kanak-kanak Tamarrid Tanah Air Tanah Palestina Taujih taurat Tausiyah Timteng Tokoh Tokoh Muslim Trik trump Tsaqafah Tulisan Hamka Tunisia Turki Ukhuwah ulama Ulasan Umrah US Usbu' Rahil Ust. Zulfi Akmal Ust.Irsyad Syafar Wacana Wanita Wawancara Wawasan Yahudi Yarmuk Yaser Arafat Yordania Zionis
false
ltr
item
MUSLIMIDE ONLINE: Belajar dari Revolusi Mesir (5)
Belajar dari Revolusi Mesir (5)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjaLA_7n9JbTP1zquOZSQI5cj9EW-c4-mRKIgZaOv1DCcEiGh2Vv7sjnysw5oDsZ4rwO1wryekGe3N7CzPMZ0CtOai1zsCu-MOn6KPMgospTZS74-oDBdg0J5EbJVMAMtWNLvMeuyb2oMW9/s320/morsi2.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjaLA_7n9JbTP1zquOZSQI5cj9EW-c4-mRKIgZaOv1DCcEiGh2Vv7sjnysw5oDsZ4rwO1wryekGe3N7CzPMZ0CtOai1zsCu-MOn6KPMgospTZS74-oDBdg0J5EbJVMAMtWNLvMeuyb2oMW9/s72-c/morsi2.jpg
MUSLIMIDE ONLINE
http://muslimide.blogspot.com/2012/12/belajar-dari-revolusi-mesir-5.html
http://muslimide.blogspot.com/
http://muslimide.blogspot.com/
http://muslimide.blogspot.com/2012/12/belajar-dari-revolusi-mesir-5.html
true
865542636231413322
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago