Muslimide Online - Sumber Kementerian Dalam Negeri pemerintah Palestina di Gaza sebagaimana dilansir situs www.alquds.com menyatakan ...
MuslimideOnline -Sumber Kementerian Dalam Negeri pemerintah Palestina di Gaza sebagaimana dilansir situs www.alquds.com menyatakan bahwa beberapa hari terakhir pihak keamanan Mesir di perbatasan selatan Gaza-Mesir telah menutup beberapa terowongan, menghentikan aksi penyelundupan dengan cara memenuhinya dengan air.
Sumber Al Quds Al Arabi juga menyampaikan sesuai laporan pengelola terowongan bahwa pasukan keamanan Mesir dan tentara penjaga perbatasan memperketat keamanan dengan membuat halang rintang dan menertibkan truk-truk yang sarat dengan barang-barang. Selain itu juga memompa air ke dalam terowongan dalam jumlah yang banyak.
Mereka mengatakan bahwa hampir tiap hari selama sepuluh hari terakhir pihak keamanan Mesir memenuhi terowongan yang biasa digunakan untuk menyelundupkan bahan-bahan konstruksi ke Gaza dengan air.
Demi Menjaga Keamanan Perbatasan
Ini bukan untuk pertama kali pihak Mesir menenggelamkan terowongan-terowongan yang tersebar di perbatasan dengan Gaza. Langkah ini sebetulnya telah dilakukan oleh Mesir beberapa tahun terakhir khususnya pada era Mubarak. Namun maraknya aksi teroris telah mengancam stabilitas keamanan Mesir di perbatasan menyusul penyerangan orang tak dikenal yang mengakibatkan terbunuhnya 16 tentara keamanan Mesir beberapa waktu lalu menyebabkan Mesir semakin memperketat pengamanan.
Keberadaan terowongan-terowongan ini awalnya adalah sebagai aksi perlawanan terhadap blokade Israel sejak 5 tahun terakhir. Mesir satu-satunya harapan ketika itu juga mempersulit akses di penyeberangan Rafah. Namun pasca revolusi dan naiknya Mohammed Morsi sebagai presiden Mesir telah mempermudah mobilisasi jalur resmi Rafah sehingga tak perlu lagi harus sembunyi-sembunyi lewat terowongan.
Redaksi: Harun AR
