Muslimide Online - Hari ini, 22/5 Presiden Mesir, Dr. Muhammad Mursi didampingi oleh Panglima Tinggi Militer Mesir, Letnan Jendral As-S...
MuslimideOnline- Hari ini, 22/5 Presiden Mesir, Dr. Muhammad Mursi didampingi oleh Panglima Tinggi Militer Mesir, Letnan Jendral As-Sisy, Perdana Menteri Dr. Hisham Qandil , Menteri Dalam Negeri Mesir dan para petinggi militer menyambut langsung 7 prajurit Mesir yang diculik oleh para teroris di perbatasan Mesir.
Dalam Konferensi Persnya, Dr. Mursi memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam mensukseskan operasi pembebasan prajurit Mesir ini. Terutama kepada The Supreme Council of the Armed Forces (SCAF), Menteri Dalam Negeri Jendral Polisi Muhammad Ibrahim, Intellijen dari SCAF yang telah membebaskan prajurit yang sedang menjaga di perbatasan dengan selamat.
Mursi menegaskan bahwa pentingnya kerjasama antar lembaga negara di Mesir untuk menjaga keutuhan dan stabilitas dalam negeri. Hal ini sekaligus untuk membantah bahwa antar lembaga negara di Mesir terjadi perselisihan. Operasi bersama ini telah membuktikan kepada kita bahwa semua komponen dan lembaga negara bisa bersatu untuk kepentingan rakyat dan negara.
Dari kejadian penculikan ini membuktikan bahwa Mesir adalah satu tubuh, SCAF sangat berperan dalam menjaga keamanan dan stabilitas negara terutama di perbatasan, begitu juga kementrian dalam negeri.
Mursi juga mengucapkan terima kasih kepada para masyayikh dan pimpinan kabilah di Sinai yang gtelah bekerjasama demi kepentingan negara, untuk saling menjaga keamanan di Sinai.
Mursi juga menyerukan kepada pihak oposisi untuk melakukan dialog dengan pihak pemerintah untuk menyelesaikan kebuntuan politik yang selama ini terjadi. dan terakhir, Mursi menyerukan kepada seluruh rakyat Mesir untuk mendukung berdirinya lembaga negara dalam hal ini adalah Majlis Shaab (DPR) yang dalam waktu dekat pemerintah akan menggelar pemilu.
Mursi menegaskan bahwa pentingnya kerjasama antar lembaga negara di Mesir untuk menjaga keutuhan dan stabilitas dalam negeri. Hal ini sekaligus untuk membantah bahwa antar lembaga negara di Mesir terjadi perselisihan. Operasi bersama ini telah membuktikan kepada kita bahwa semua komponen dan lembaga negara bisa bersatu untuk kepentingan rakyat dan negara.
Dari kejadian penculikan ini membuktikan bahwa Mesir adalah satu tubuh, SCAF sangat berperan dalam menjaga keamanan dan stabilitas negara terutama di perbatasan, begitu juga kementrian dalam negeri.
Mursi juga mengucapkan terima kasih kepada para masyayikh dan pimpinan kabilah di Sinai yang gtelah bekerjasama demi kepentingan negara, untuk saling menjaga keamanan di Sinai.
Mursi juga menyerukan kepada pihak oposisi untuk melakukan dialog dengan pihak pemerintah untuk menyelesaikan kebuntuan politik yang selama ini terjadi. dan terakhir, Mursi menyerukan kepada seluruh rakyat Mesir untuk mendukung berdirinya lembaga negara dalam hal ini adalah Majlis Shaab (DPR) yang dalam waktu dekat pemerintah akan menggelar pemilu.
Redaksi: Abu Nashar Bukhari
