Muslimide Online - Gerakan perlawanan Islam Palestina (Hamas) menyatakan penolakan tehadap sikap Otoritas Palestina kembali ke meja pe...
MuslimideOnline- Gerakan perlawanan Islam Palestina (Hamas) menyatakan penolakan tehadap sikap Otoritas Palestina kembali ke meja perundingan dengan penjajah Israel.
Dalam pernyataannya hari Kamis lalu (18/7) juru bicara Hamas, Samy Abu Zuhri menyatakan bahwa kembali ke meja perundingan sama saja artinya dengan keluar dari sikap nasional. Ia menegaskan bahwa satu-satunya yang akan mendapat manfaat dari perundingan hanya penjajah. Mereka memanfaatkan perundingan untuk menutupi kejahatan pemukiman dan yahudisasi.
Hamas dengan tegas menolak sikap Menlu Arab yang terus menekan agar kembali ke meja perundingan. Menurut Hamas, peran mereka seharusnya meningkatkan ketabahan rakyat Palestina untuk bertahan, bukan sebaliknya mendorong mereka untuk mengalah dan kompromi.
Akan tetapi Menlu AS, John Kerry menyatakan optimis bisa mempertemukan Palestina dan Israel di meja perundingan setelah berbulan-bulan mencurahkan perhatian serius di kawasan. (chan)
Dalam pernyataannya hari Kamis lalu (18/7) juru bicara Hamas, Samy Abu Zuhri menyatakan bahwa kembali ke meja perundingan sama saja artinya dengan keluar dari sikap nasional. Ia menegaskan bahwa satu-satunya yang akan mendapat manfaat dari perundingan hanya penjajah. Mereka memanfaatkan perundingan untuk menutupi kejahatan pemukiman dan yahudisasi.
Hamas dengan tegas menolak sikap Menlu Arab yang terus menekan agar kembali ke meja perundingan. Menurut Hamas, peran mereka seharusnya meningkatkan ketabahan rakyat Palestina untuk bertahan, bukan sebaliknya mendorong mereka untuk mengalah dan kompromi.
Akan tetapi Menlu AS, John Kerry menyatakan optimis bisa mempertemukan Palestina dan Israel di meja perundingan setelah berbulan-bulan mencurahkan perhatian serius di kawasan. (chan)
Redaktur: Harakie Chan
