Archive Pages Design$type=blogging

Analisa
Berita

Apakah Islamis Telah Gagal? (Bag-1)

Beberapa waktu teakhir santer di seluruh media-media  Arab statemen yang mengklaim bahwa Islamis  (gerakan Islam) telah gagal di pemerin...

Beberapa waktu teakhir santer di seluruh media-media  Arab statemen yang mengklaim bahwa Islamis (gerakan Islam) telah gagal di pemerintahan. Seolah-olah ini merupakan fakta yang tak terbantahkan. Gagasan ini bertumpu pada logika bahwa orang-orang Arab telah memilih gerakan Islam melalui kotak-kotak suara, namun ternyata kemudian mereka gagal menjalankan pemerintahan sehingga mereka harus mundur dan memberikan kesempatan kepada yang lain.

Namun wacana tersebut belum bisa dkatakan kuat. Karena singkatnya kesempatan mereka di pemerintahan dengan sendirinya akan membantah bahwa Islamis telah memiliki pengalaman dalam pemerintahan demokrasi. Logika ini hanya ditujukan untuk membangun teori baru, legitimasi jalanan, bukan kotak suara.

Lebih tepat jika dikatakan bahwa pengalaman Islamis di pemerintahan sejatinya belum dimulai, karena mereka hanya berkuasa selama beberapa bulan. Sementara kelompok-kelompok nasionalis kiri sudah berkuasa selama beberapa dekade. Bahkan beberapa dari mereka terus melakukan “pembunuhan” terhadap orang-orang mereka sendiri dengan berbagai cara guna mempertahankan posisinya di kekuasaan.

Akan tetapi bukan berarti Islamis tidak melakukan kesalahan. Mereka juga mempunyai kesalahan dan kekurangan seperti halnya kekuatan-kekuatan politik lain. Hanya saja yang mencolok disini adalah kesalahan-kesalahan normal yang dilakukan oleh Islamis sengaja dibesar-besarkan dan dipadang sebagai kesalahan serius. Sementara itu media-media sentral terus menjelek-jelekkan Islamis  dan menyerukan agar mereka dilenyapkan.

Kenapa rakyat di kawasan memilih Islamis?

Fenomena yang dihadapi oleh Islami sejak awal baik di dalam maupun luar kawasan revolusi Arab adalah terjadinya percepatan popularitas setelah mereka mendapat kekuatan budaya. Karena tak bisa dipungkiri bahwa hegemoni gerakan Islam sejatinya telah meluas di kalangan "bawah" sejak cukup lama. Hanya saja mereka tidak diperkenankan muncul ke permukaan akibat tekanan dari penguasa-penguasa Arab yang absolut. 

Barat sengaja menciptakan istilah “Islam Politik” dalam menghadapi arus Islamis untuk mengisolasi unsur-unsur  tertentu dari masyarakat islam termasuk pimpinan-pimpinan gerakan dan mencoba menghapus popularitas dan pengaruh kultural mereka. Selain itu juga diterapkan taktik jitu untuk membagi masyarakat Islam kepada moderat, radikal dan tradisionalis.

Kelompok moderat diintegrasikan kedalam rezim-rezim Arab melalui partisipasi yang diatur untuk memberikan legitimasi politik. Pada waktu bersamaan di kawasan maupun internasional dilakukan kampanye besar-besaran melawan ekstrimis dan tradisionalis yang ditujukan untuk melanggengkan rezim politik tirani di kawasan. 

Selain itu rezim Arab memanfaatkan fenomena Islamis untuk menakut-nakuti Barat agar menjauh dari Islam. Media-media pro rezim berupaya melancarkan propaganda proyek politik dan kebudayaan Islam untuk mengisolasi mereka dari dukungan. 

Meskipun berbagai upaya dilakukan untuk menghambat pertumbuhan Islamis, eksistensi mereka justru kian meluas dan akhirnya mendominasi kultur kawasan. Sehingga pada pemilihan umum mereka mendominasi suara di babarapa negara.

Untuk menjelaskan alasan dibalik keberlangsungan hidup dan daya tahan Islamis, meskipun kampanye perlawanan untuk mereka begitu kuat sebelum Musim Semi Arab, serta apa alasan mereka kemudian dipilih pasca revolusi Arab guna menciptakan sistem pemerintahan demokratis, pertama, kita harus mengakui bahwa Islamis merupakan pioneer perlawanan terhadap penjajahan di kawasan Arab, termasuk Palestina yang saat ini masih berlangsung. 

Kedua, kelompok Islamis merupakan pelopor kekuatan yang menentang tirani Arab. Sehingga alasan inilah yang menyebabkan mengapa penjara-penjara Arab penuh sesak oleh pemimpin dan anggota kelompok gerakan Islam. 

Ketiga, masyarakat kawasan mengenal seperti apa proyek kebudayaan yang dibangun oleh Islamis, sehingga hal ini mendorong banyak dukungan politis untuk mereka.  

Siapakah yang gagal, Islamis atau mereka?

Meskipun propaganda bahwa pemerintahan Islamis telah gagal semakin meluas di kalangan media massa, namun kredibelitas wacana ini masih sangat lemah dan dipertanyakan. Hal ini disebabkan beberapa indikasi:

Pertama, karena yang mempopulerkan isu kegagalan Islamis adalah rival mereka yang berupaya meraup keuntungan politik dari isu ini. Jadi konteksnya adalah perseteruan politik antara satu kekuatan dengan lainnya pada masa transisi pasca meletusnya revolusi Arab. Selain itu bahasa ekstrim yang mereka pakai untuk kampanye, gagasan ini bertujuan untuk mengumumkan bahwa proyek Islam telah gagal dan mereka benar-benar berniat untuk menghapus kekuatan ini dari panggung politik.


Kedua, ujicoba proyek Islamis tidak diizinkan untuk sukses. Sehingganya banyak upaya dilakukan untuk menggagalkan proyek tersebut. Negara berupaya membuat perangkap untuk menjerumuskan dan merusak Islam dengan berkoordinasi dengan semua kekuatan politik, baik di dalam maupun luar begeri.

Ketiga, Barat sebagai pihak yeng memiliki pengaruh kuat di kawasan tidak pernah serius menyambut baik kehadiran Islamis di pemerintahan Arab, namun mereka hanya menerima dengan sifat sementara karena tidak mungkin untuk menghapus eksistensi Islamis di panggung politik.

Arus kontra revolusi yang terjadi khususnya di Mesir tidak serta merta hanya merupakan kesalahahan Islamis, tapi juga merupakan kesalahan besar kelompok oposisi. Namun ini menjadi tidak adil ketika tanggung jawabnya kemudian dipikulkan hanya kepada kelompok Islamis. 


Jika Islamis telah melakukan kesalahan, maka kesalahan tersebut lebih dipandang sebagai kesalahan yang bersifat teknis dan keputusan pengadilan, namun kesalahan yang dilakukan oleh rival-rivalnya lebih menjurus kepada tujuan. Karena sebagian besar kekuatan oposisi dipimpin oleh kampanye terorganisir yang lebih bertujuan untuk menggulingkan lawan politiknya ketimbang membawa kemajuan dalam demokrasi itu sendiri serta memilih bersekongkol dengan tokoh-tokoh luar.

Seorang bijak pernah mengatakan bahwa, orang yang bertujuan untuk kebenaran namun tidak menyadarinya tidak akan sama dengan oang yang berkeinginan untuk khianat. Ada perbedaan yang besar antara kesalahan dalam mengadili dengan kesalahan karena keinginan  dan keras kepala. 

*Abdulrahman Farhani, jurnalis Jordania
Redaksi &  Editor: Harun AR



Name

14 Agustus 25 Januari 30June Abu Treka Afrika Tengah Afsel AKP Aktivis Al Azhar Al Quds Al-Aqsha al-Azhar Alaa Alam Islami Aljazeera Amerika Amnesty Analisa aqidah Ariel Sharon Artikel AS Asad Banjir Baradei Bashar Asad Bayan Bendungan Bentrokan Berita Bom Cara Catatan Darurat Daud Oglu Deal of Century Delga Demonstran Demonstrasi Dokumen Dr. Uwais Duka Dunia Islam Editorial El Baradei El-Sisi Emir Qatar Erdagon Erdogan Fatah Fikrah Filsafat FSA Fulul Fundamental Gaza Gaza Under Attack Ghazwul Fikr Ghouta Gugatan Gulen Haji Hamas Headline Hijriah history Human Rights Watch Ibnu Khaldun IHH Ikhwan inspirasi Internasional Investigasi Irak Iran Iraq ISIS Islam Islamis Israel Istanbul Ittihadiyah Jared Kushner Jaulah Jausy al Islam Jenewa Jilbab Jum'at Furqan Kajian Kandi Kardasyah Kata-kata Kawasan Keamanan Kebiadaban Kebijakan kemanusiaan Kemenangan Kenangan Kerjasama Kesaksian Ki-Moon Klaim Koalisi Nasional Mesir Koalisi Suriah Kolom Konferensi Bahrain Konflik Kontemplasi Krisis KSA Kudeta Kudeta Mesir Kultwit kunjungan lapu lapu Lawan Kudeta Lebanon Lebaran Legitimasi Mahasiswa Mahkamah Internasional Malaysia Maroko Masisir Masjid Media Mempersiapkan Anak Sekolah Meninggal Mesir Metro Militer Mir'ah Misi Kemanusiaan Mubarak Mursi Mursyid 'Amm Muslim Sri Lanka Muslim Suriah Naquib Al-Attas Nasihat Natal News Niswah nusantara Olahrga Opini Ormas Islam Otoritas Otoritas Palestina pahlawan Palestina Panen Raya Parade Militer Pariwisata Pasca Pembantaian PBB Pemadaman Listrik Pembakaran Masjid Pembangkangan Pembantaian PembantaianRab'ah Pembubaran Pembubaran Massa Pembubaran Partai Pemerintahan pemikiran Pemilu pemuda Pemutusan Diplomatik Penangkapan Pendidikan Anak Pendudukan Zionis Pengadilan Pengepungan Penguasa Pengungsi Penjajah Penjara Penjualan Penyerangan Jamaah Perang Percaya Diri Perlawanan Pernyataan Perundingan Pilihan politik Prahara Kudeta Prancis Profesor Propaganda Kudeta Provokasi Proyek Qur'anuna Rabea Rabia Rafah Raja Muhammad Bin Salman Ramadan realitas Refleksi Remaja renungan Revolusi Rezim Rezim Suriah Rohingya RS. Midany Rusia Salahuddin Saudi Sejarah Sejarah Mesir Sejarah Palestina Modern Serangan Serangan Israel Serangkaian Bom Sikap Sinai sirah Slider Solidaritas Somalia Sri Lanka Sunnaturasulina Suriah Survey Syabab Syatir Syiria tadabbur tafakkur Tahun Ajaran Baru Tahun baru hijriah 1438 talmud Taman Kanak-kanak Tamarrid Tanah Air Tanah Palestina Taujih taurat Tausiyah Timteng Tokoh Tokoh Muslim Trik trump Tsaqafah Tulisan Hamka Tunisia Turki Ukhuwah ulama Ulasan Umrah US Usbu' Rahil Ust. Zulfi Akmal Ust.Irsyad Syafar Wacana Wanita Wawancara Wawasan Yahudi Yarmuk Yaser Arafat Yordania Zionis
false
ltr
item
MUSLIMIDE ONLINE: Apakah Islamis Telah Gagal? (Bag-1)
Apakah Islamis Telah Gagal? (Bag-1)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibjNEzxOEWD9oskYw6lQlLcouXRESvrlmbQzszWkxQVO91kQmjWFtl7QlAcAcPcCaPhoN1fJ-dRbaetaAM5MVViGl4BqIZU3xUX0U_mBC9_l0sjPJ_kGEJkYJXzxJmpu3Mkgy8I7iZLg4/s320/islamist+2.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEibjNEzxOEWD9oskYw6lQlLcouXRESvrlmbQzszWkxQVO91kQmjWFtl7QlAcAcPcCaPhoN1fJ-dRbaetaAM5MVViGl4BqIZU3xUX0U_mBC9_l0sjPJ_kGEJkYJXzxJmpu3Mkgy8I7iZLg4/s72-c/islamist+2.jpg
MUSLIMIDE ONLINE
http://muslimide.blogspot.com/2013/10/apakah-islamis-telah-gagal-bag-1.html
http://muslimide.blogspot.com/
http://muslimide.blogspot.com/
http://muslimide.blogspot.com/2013/10/apakah-islamis-telah-gagal-bag-1.html
true
865542636231413322
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago