Muslimide Online - Provinsi Daqahlia, Mesir menjadi tuan rumah pelaksanaan konferensi yang digelar gerakan pemberontak “Tamarrud” Gaza...
MuslimideOnline- Provinsi Daqahlia, Mesir menjadi tuan rumah pelaksanaan
konferensi yang digelar gerakan pemberontak “Tamarrud” Gaza yang dihadiri oleh
sejumlah petinggi gerakan tersebut yang datang dari Gaza. Mereka mengumumkan
akan mengakhiri pemerintahan Hamas di wilayah Palestina yang berbatas dengan Mesir
tersebut.
Berasarkan berita yang dilansir situs islammemo
(26/10) lalu, konferensi ini dilaksanakan oleh komite koordinasi antar partai dan kekuatan politik di Provinsi Daqahlia dalam rangka deklarasi aksi
Tamarrud untuk menggulingkan pemerintahan Hamas di Gaza.
Hazem Surani, koordinator bidang Hubungan Nasional gerakan Tamarrud
Gaza menyatakan bahwa pemerintah Hamas telah melakukan ketidakadilan, telah
mengambil kekuasaan dengan semena-mena dan menjadi penjaga perbatasan untuk Zionis
serta hanya memikirkan keuntungan bagi perdagangan mereka sendiri.
Hazem mengatakan bahwa Tamarrud memiliki legitimasi melalui pemuda-pemuda Palestina terpelajar yang menuding ketidakadilan Hamas. Oleh karena itu mereka bertekad untuk melakukan
pemberontakan mengakhiri kezaliman, tirani dan penindasan yang dilakukan
terhadap rakyat Palestina di Gaza.
Tamarrud Gaza mengklaim pihaknya akan menjaga kehormatan darah syuhada dan jiwa para tawanan. Mereka menyatakan bahwa pihak Hamas yang
dipimpin oleh PM Ismail Haniyeh tidak mau mengambil pelajaran dari pengalaman
dan hanya menganggap apa yang dilakukan sebagai bagian dari konflik dengan Fatah
saja. Pihaknya juga mengampanyekan akan melaksanakan
pemilu yang bebas dan mengembalikan Palestina dengan ibukota Yerussalem.
Konferensi ini dihadiri sejumlah petinggi gerakan Tamarrud Gaza dan sejumlah
besar pejabat partai-partai liberal di Provinsi Daqahlia.
*islammemo
Redaktur: Harun AR
