Archive Pages Design$type=blogging

Analisa
Berita

Cerdik atau Licik?

Ust. Zulfi Akmal, MA. Pada tahun ke-6 dari kenabian, sebagian besar shahabat Rasulullah yang jumlahnya belum seberapa hijrah ke nege...

Ust. Zulfi Akmal, MA.

Pada tahun ke-6 dari kenabian, sebagian besar shahabat Rasulullah yang jumlahnya belum seberapa hijrah ke negeri Habasyah (Ethopia). Mereka hijrah karena menghindari tekanan orang-orang Quraisy yang semakin mengganas. Hingga mereka tidak bisa bebas menjalankan ajaran Islam yang baru mereka anut. 

Kepindahan mereka itupun ternyata membuat orang Quraisy tidak senang. Khawatir suatu saat mereka menjadi besar dan kuat kembali ke Makkah untuk menyerang. 

Untuk itu mereka mengutus seorang jago diplomasi untuk berunding dengan Najasyi - pemimpim Habasyah - supaya ia mau mengusir orang-orang Makkah yang sudah minta swaka politik kepadanya. Jago diplomasi itu adalah 'Amr bin 'Ash.

Pada waktu yang sudah direncanakan, 'Amr bin 'Ash berangkat ke negeri Habasyah menjalankan misinya dengan membawa hadiah dan oleh-oleh untuk Najasyi dari pimpinan Quraisy Makkah. Dia ditemani oleh 'Imarah bin Walid.

'Amr bin 'Ash sekalipun hidup di zaman jahiliyyah, ia adalah orang yang 'iffah, terhormat dan menjaga kesucian diri dari hal yang berbau seks bebas. Makanya ia berangkat ke Habasyah dengan didampingi istrinya. Sementara 'Imarah adalah seorang yang suka cabul dan main perempuan.

Untuk sampai ke negeri Habasyah mereka harus menyeberangi laut. Ketika berada di atas kapal, 'Imarah bin Walid suka mencolek istri 'Amr bin 'Ash. Kebiasaan buruknya tidak bisa ia atasi sekalipun kepada temannya sendiri.

Perbuatan jahil itu mendatangkan rasa cemburu di hati 'Amr bin 'Ash, sampai mereka berdua bertengkar. Dalam pertengkaran itu 'Imarah berhasil menceburkan 'Amr bin 'Ash ke laut. 

Namun ternyata 'Amr bin 'Ash seorang yang mahir berenang. Berkat usaha dan bantuan dari penumpang kapal lainnya, ia berhasil selamat dari tenggelam di laut. Dia bisa kembali ke atas kapal dengan selamat.

'Imarah berkata: Kalau aku tahu kamu pintar berenang, aku tidak akan menceburkanmu ke laut.

'Amr bin 'Ash bukanlah orang bertipe gegabah untuk membalaskan sakit hatinya. Ia dapat menahan perasaan sambil terus memutar otak mencari cara terbaik membalaskan dendamnya kepada 'Imarah bin Walid.

Dia menulis secarik surat untuk disampaikan kepada ayahnya Al 'Ash bin Wail. Nanti surat itu dititipkan kepada pemilik kapal yang akan kembali berlayar menuju tanah Arab, untuk selanjutnya dikirimkan melalui orang yang akan berkunjung ke Makkah untuk menziarahi Ka'bah. 

Isi suratnya kira-kira begini:

"Ayahnda, sesampainya surat ananda ini di tangan ayahnda, tolong segera ayahnda umumkan di depan Ka'bah bahwa ayahnda berlepas diri dari diriku sebagai anak ayahnda. Dan berlepas diri sari segala tindakan yang aku lakukan.

Hal itu disebabkan; sudah terjadi permasalahan antara dua orang laki-laki kesatria antara diriku dengan 'Imarah bin Walid. 

Sekian surat ananda. 

'Amr bin 'Ash.

Mendapat surat itu, ayahnya langsung ke Ka'bah dan melakukan sesuai pesan anaknya.

Singkat cerita.....Di negeri Habasyah....

Usaha 'Amr bin 'Ash bernegosiasi dengan Najasyi gagal. Najasyi tidak bersedia menyerahkan shahabat-shahabat Rasulullah yang datang hijrah ke negerinya kepada 'Amr bin 'Ash. Sebaliknya malah dilindungi dan diberi suaka politik. Hadiah yang dibawa 'Amr bin 'Ash pun ditolak oleh Najasyi. 

Sekalipun kecewa, sudah jauh-jauh datang tapi tidak membuahkan hasil, ia mendapatkan sesuatu yang sangat menguntungkan dirinya pribadi. Kondisi itu dimanfaatkan oleh 'Amr bin 'Ash untuk membalaskan dendamnya kepada 'Imarah bin Walid.

Perlu diketahui sebelumnya, setiap raja di zaman itu mempunyai parfum khas yang tidak boleh dipakai oleh orang lain. Kalau ketahuan ada yang memakai, akan dihukum berat, bahkan bisa-bisa dipenggal batang lehernya.

Karena sudah gagal membujuk Najasyi, 'Amr bin 'Ash berusaha mengadakan pertemuan khusus dengan para pendeta yang sebenarnya tidak setuju dengan pendapat Najasyi dan menaruh simpati kepada 'Amr bin 'Ash. Dalam pertemuan itu 'Amr bin 'Ash berkata:

"Sebagaimana yang kalian saksikan, usahaku untuk bernegosiasi dengan Najasyi supaya beliau mengembalikan kaumku yang hijrah ke sini sudah gagal. Aku tidak mungkin pulang ke Makkah tanpa ada hasil atau bukti bahwa aku sudah berusaha. Bisa saja kaumku menuduhku tidak pernah datang ke sini. 

Untuk itu aku minta bantuan kepada kalian para pendeta untuk mengambilkan sedikit parfum yang biasa dipakai Najasyi. Nanti akan aku gunakan sebagai bukti bahwa aku sudah sampai ke sini dan sudah berusaha. 

Sebagai imbalannya, semua hadiah yang aku bawa dari Makkah aku serahkan kepada kalian".

Mendengar permintaan yang sangat sederhana itu para pendeta menyanggupinya. Akhirnya 'Amr bin 'Ash berhasil mendapatkan parfum Najasyi.

Setelah seluruh urusan selesai, 'Amr bin 'Ash siap-siap untuk kembali ke Makkah. Sebelum kembali, ia berkata kepada 'Imarah bin Walid:

"Sebelum kita pulang, sudah selayaknya selaku tamu kita berpamitan kepada Najasyi. Aku sudah minta waktu untuk berjumpa dengannya. 

Sebelumnya aku juga sudah bertemu dengan beliau. Aku minta tanda bukti bahwa kita sudah datang ke sini menjalankan tugas. Berkat kemurahannya, beliau menghadiahiku sebotol parfum khas milik beliau. Apa kamu ingin memakainya sebelum kita berjumpa dengannya?"

Dengan semangat tanpa ragu 'Imarah mengiyakan dan langsung memakaikan parfum itu ke pakaian dan badannya. Dia merasa sangat bangga dan bahagia bisa memakai parfum Najasyi yang selama ini ia damba-dambakan. Sedangkan 'Amr sendiri tidak mau memakainya. Setelah itu mereka berdua datang ke istana Najasyi.

Di istana mereka sempat beramah tamah layaknya orang temanan. Karena memang sebelumnya 'Amr sudah akrab dengan Najasyi. Terakhir kali, sebelum berpisah mereka bersalaman dan saling memberikan penghormatan. Di sanalah Najasyi menjadi kaget, di saat ia mencium bau parfumnya tersimbah dari tubuh 'Imarah.

Najasyi bukanlah orang yang emosian. Pada giliran bersalaman dengan 'Amr bin 'Ash ia berbisik kepadanya: "Dari mana temanmu mendapatkan parfumku?"

'Amr bin 'Ash balas berbisik: 'Imarah adalah seorang yang suka cabul sebagaimana Anda saksikan dari tingkah dan gayanya. Baru saja dia melihat istri Anda, dia langsung tertarik. Parfum itu dia dapatkan melalui istri Anda yang berhasil dia rayu. 

Kontan Najasyi naik darah dan sangat marah. Tanpa sepengetahuan 'Imarah, ia memerintahkan tentaranya untuk menangkapnya. Selanjutnya ia memerintahkan untuk menyalib 'Imarah di tengah padang pasir, dan tubuhnya dijadikan mangsa binatang buas.

Berkat kecerdikan 'Amr, ia berhasil membalaskan dendamnya kepada 'Imarah tanpa susah payah dan tanpa melakukan kesalahan yang akan mengakibatkan tuntutan dari keluarganya. Akhirnya riwayat 'Imarah tamat ditiang salib dan selanjutnya terkubur di perut binatang buas. 

Name

14 Agustus 25 Januari 30June Abu Treka Afrika Tengah Afsel AKP Aktivis Al Azhar Al Quds Al-Aqsha al-Azhar Alaa Alam Islami Aljazeera Amerika Amnesty Analisa aqidah Ariel Sharon Artikel AS Asad Banjir Baradei Bashar Asad Bayan Bendungan Bentrokan Berita Bom Cara Catatan Darurat Daud Oglu Deal of Century Delga Demonstran Demonstrasi Dokumen Dr. Uwais Duka Dunia Islam Editorial El Baradei El-Sisi Emir Qatar Erdagon Erdogan Fatah Fikrah Filsafat FSA Fulul Fundamental Gaza Gaza Under Attack Ghazwul Fikr Ghouta Gugatan Gulen Haji Hamas Headline Hijriah history Human Rights Watch Ibnu Khaldun IHH Ikhwan inspirasi Internasional Investigasi Irak Iran Iraq ISIS Islam Islamis Israel Istanbul Ittihadiyah Jared Kushner Jaulah Jausy al Islam Jenewa Jilbab Jum'at Furqan Kajian Kandi Kardasyah Kata-kata Kawasan Keamanan Kebiadaban Kebijakan kemanusiaan Kemenangan Kenangan Kerjasama Kesaksian Ki-Moon Klaim Koalisi Nasional Mesir Koalisi Suriah Kolom Konferensi Bahrain Konflik Kontemplasi Krisis KSA Kudeta Kudeta Mesir Kultwit kunjungan lapu lapu Lawan Kudeta Lebanon Lebaran Legitimasi Mahasiswa Mahkamah Internasional Malaysia Maroko Masisir Masjid Media Mempersiapkan Anak Sekolah Meninggal Mesir Metro Militer Mir'ah Misi Kemanusiaan Mubarak Mursi Mursyid 'Amm Muslim Sri Lanka Muslim Suriah Naquib Al-Attas Nasihat Natal News Niswah nusantara Olahrga Opini Ormas Islam Otoritas Otoritas Palestina pahlawan Palestina Panen Raya Parade Militer Pariwisata Pasca Pembantaian PBB Pemadaman Listrik Pembakaran Masjid Pembangkangan Pembantaian PembantaianRab'ah Pembubaran Pembubaran Massa Pembubaran Partai Pemerintahan pemikiran Pemilu pemuda Pemutusan Diplomatik Penangkapan Pendidikan Anak Pendudukan Zionis Pengadilan Pengepungan Penguasa Pengungsi Penjajah Penjara Penjualan Penyerangan Jamaah Perang Percaya Diri Perlawanan Pernyataan Perundingan Pilihan politik Prahara Kudeta Prancis Profesor Propaganda Kudeta Provokasi Proyek Qur'anuna Rabea Rabia Rafah Raja Muhammad Bin Salman Ramadan realitas Refleksi Remaja renungan Revolusi Rezim Rezim Suriah Rohingya RS. Midany Rusia Salahuddin Saudi Sejarah Sejarah Mesir Sejarah Palestina Modern Serangan Serangan Israel Serangkaian Bom Sikap Sinai sirah Slider Solidaritas Somalia Sri Lanka Sunnaturasulina Suriah Survey Syabab Syatir Syiria tadabbur tafakkur Tahun Ajaran Baru Tahun baru hijriah 1438 talmud Taman Kanak-kanak Tamarrid Tanah Air Tanah Palestina Taujih taurat Tausiyah Timteng Tokoh Tokoh Muslim Trik trump Tsaqafah Tulisan Hamka Tunisia Turki Ukhuwah ulama Ulasan Umrah US Usbu' Rahil Ust. Zulfi Akmal Ust.Irsyad Syafar Wacana Wanita Wawancara Wawasan Yahudi Yarmuk Yaser Arafat Yordania Zionis
false
ltr
item
MUSLIMIDE ONLINE: Cerdik atau Licik?
Cerdik atau Licik?
http://images.sodahead.com/polls/000036494/polls_25Nov2006ArabStreet0001Perfume00366_0550_218045_poll_xlarge.jpeg
MUSLIMIDE ONLINE
http://muslimide.blogspot.com/2013/11/cerdik-atau-licik.html
http://muslimide.blogspot.com/
http://muslimide.blogspot.com/
http://muslimide.blogspot.com/2013/11/cerdik-atau-licik.html
true
865542636231413322
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago