Archive Pages Design$type=blogging

Analisa
Berita

Ketika Anda Mengucapkan Selamat Natal

Muslimide Online - Suatu kali Rasulullah tawaf di Ka'bah. Tiba-tiba beliau berpapasan dengan para gembong Quraisy. Di antaranya Um...

MuslimideOnline- Suatu kali Rasulullah tawaf di Ka'bah. Tiba-tiba beliau berpapasan dengan para gembong Quraisy. Di antaranya Umayyah bin Khalaf dan Abu Jahal.

Sebelumnya mereka sudah dengan berbagaimacam cara membujuk Rasulullah menghentikan dakwahnya. Namun Rasulullah teguh dengan pendiriannya. Lebih teguh dari pada karang di lautan.

Bukan itu saja, mereka juga sudah berusaha bernegosiasi dengan Rasulullah supaya toleran dengan agama mereka. Sekali-sekali mereka menyembah Allah bersama Rasulullah, di waktu lain Rasulullah diharapkan juga mau menyembah tuhan mereka. Tentu saja hal itu ditolak dengan tegas oleh Rasulullah dan dikuatkan lagi dengan wahyu dari langit.

Pada kali ini mereka berusaha membujuk Rasulullah dengan cara yang jauh lebih halus. Mereka berkata kepada beliau:

"Wahai Muhammad, kemarilah! Usaplah tuhan-tuhan kami ini sedikit saja. Kami berjanji akan masuk ke dalam agamamu setelah itu".

Kali ini permintaan mereka tidak macam-macam. Hanya sekedar mengusap patung mereka sedikit saja...

Rasulullah manusia yang mempunyai hati paling lembut. Beliau tidak ingin kaumnya berpecah. Beliau menginginkan sekali keislaman mereka.

Hampir saja Rasulullah cenderung untuk melakukan hal itu. Untunglah beliau yang bersifat "ma'shum" dipelihara oleh Allah dari kesalahan. Segera Jibril datang membawa wahyu mencegah dan memperingatkan Rasulullah:

"Dan sesungguhnya mereka hampir memalingkan kamu dari apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, agar kamu membuat yang lain secara bohong terhadap Kami; dan kalau sudah begitu tentulah mereka mengambil kamu jadi sahabat yang setia.

Dan kalau Kami tidak memperkuat hatimu, nisacaya kamu hampir-hampir condong sedikit kepada mereka,

Kalau terjadi hal demikian, benar-benarlah Kami akan rasakan kepadamu siksaan berlipat ganda di dunia ini dan begitu pula siksaan berlipat ganda sesudah mati, dan kamu tidak akan mendapat seorang penolongpun terhadap Kami. (Al Isra': 73-75)

Dari riwayat di atas bisa diambil perbandingan dengan hukum mengucapkan selamat natal. Tadabburilah ayat ini dengan hati terbuka!

Permasalahannya barangkali kita anggap sederhana. Inikan bukan masalah aqidah atau ibadah, ini hanya urusan mu'amalah. Interaksi sesama manusia.

Awalnya sih begitu.

Tapi setapak demi setapak, selangkah demi selangkah, akhirnya kita tidak sadar, sudah membaur tanpa jelas batas pemisah antara kita dan mereka.
Pembahasaannya sangat memukau. Kerukunan beragama. Toleransi antar umat beragama. Persatuan dan kesatuan. Dan sebagainya.

Tidakkah kita menyadari hari demi hari ketercampuran itu semakin kentara. Awalnya kita bicara masalah mengucapkan selamat natal. Berlanjut menghadiri pesta natal. Terus lanjut ikut misa dengan mereka. Akhirnya......silahkan dilanjutkan!

Tidakkah kita melihat umat Islam ikutan bangga dengan simbol-simbol mereka? Seperti memajang pohon natal di tokonya. Sekalipun niat awal untuk menarik para pembeli. Memakai topi santa claus, dsb.

Tidakkah kita merasa khawatir bila girah keislaman ini sedikit demi sedikit terkikis dari hati kita. Tidakkah kita cemas bila generasi pelanjut memandang semua agama sama saja. Boleh pilih-pilih dan gonta-ganti bagaikan memilih menu makanan dan berganti pakaian?

Diawali dengan pandangan sepele. Selangkah-demi selangkah masuk perangkap. Akhirnya hanyut tanpa sadar.

Takutnya sadar baru muncul ketika malaikat Maut datang menyapa. Tiada arti bila taubat di dalam neraka.

Ucapkan no untuk ungkapan "selamat natal"!

"Bagimu agamamu dan bagiku agamaku" (Al Kafirun: 6)

Oleh: Ust. Zulfi Akmal, MA.
Name

14 Agustus 25 Januari 30June Abu Treka Afrika Tengah Afsel AKP Aktivis Al Azhar Al Quds Al-Aqsha al-Azhar Alaa Alam Islami Aljazeera Amerika Amnesty Analisa aqidah Ariel Sharon Artikel AS Asad Banjir Baradei Bashar Asad Bayan Bendungan Bentrokan Berita Bom Cara Catatan Darurat Daud Oglu Deal of Century Delga Demonstran Demonstrasi Dokumen Dr. Uwais Duka Dunia Islam Editorial El Baradei El-Sisi Emir Qatar Erdagon Erdogan Fatah Fikrah Filsafat FSA Fulul Fundamental Gaza Gaza Under Attack Ghazwul Fikr Ghouta Gugatan Gulen Haji Hamas Headline Hijriah history Human Rights Watch Ibnu Khaldun IHH Ikhwan inspirasi Internasional Investigasi Irak Iran Iraq ISIS Islam Islamis Israel Istanbul Ittihadiyah Jared Kushner Jaulah Jausy al Islam Jenewa Jilbab Jum'at Furqan Kajian Kandi Kardasyah Kata-kata Kawasan Keamanan Kebiadaban Kebijakan kemanusiaan Kemenangan Kenangan Kerjasama Kesaksian Ki-Moon Klaim Koalisi Nasional Mesir Koalisi Suriah Kolom Konferensi Bahrain Konflik Kontemplasi Krisis KSA Kudeta Kudeta Mesir Kultwit kunjungan lapu lapu Lawan Kudeta Lebanon Lebaran Legitimasi Mahasiswa Mahkamah Internasional Malaysia Maroko Masisir Masjid Media Mempersiapkan Anak Sekolah Meninggal Mesir Metro Militer Mir'ah Misi Kemanusiaan Mubarak Mursi Mursyid 'Amm Muslim Sri Lanka Muslim Suriah Naquib Al-Attas Nasihat Natal News Niswah nusantara Olahrga Opini Ormas Islam Otoritas Otoritas Palestina pahlawan Palestina Panen Raya Parade Militer Pariwisata Pasca Pembantaian PBB Pemadaman Listrik Pembakaran Masjid Pembangkangan Pembantaian PembantaianRab'ah Pembubaran Pembubaran Massa Pembubaran Partai Pemerintahan pemikiran Pemilu pemuda Pemutusan Diplomatik Penangkapan Pendidikan Anak Pendudukan Zionis Pengadilan Pengepungan Penguasa Pengungsi Penjajah Penjara Penjualan Penyerangan Jamaah Perang Percaya Diri Perlawanan Pernyataan Perundingan Pilihan politik Prahara Kudeta Prancis Profesor Propaganda Kudeta Provokasi Proyek Qur'anuna Rabea Rabia Rafah Raja Muhammad Bin Salman Ramadan realitas Refleksi Remaja renungan Revolusi Rezim Rezim Suriah Rohingya RS. Midany Rusia Salahuddin Saudi Sejarah Sejarah Mesir Sejarah Palestina Modern Serangan Serangan Israel Serangkaian Bom Sikap Sinai sirah Slider Solidaritas Somalia Sri Lanka Sunnaturasulina Suriah Survey Syabab Syatir Syiria tadabbur tafakkur Tahun Ajaran Baru Tahun baru hijriah 1438 talmud Taman Kanak-kanak Tamarrid Tanah Air Tanah Palestina Taujih taurat Tausiyah Timteng Tokoh Tokoh Muslim Trik trump Tsaqafah Tulisan Hamka Tunisia Turki Ukhuwah ulama Ulasan Umrah US Usbu' Rahil Ust. Zulfi Akmal Ust.Irsyad Syafar Wacana Wanita Wawancara Wawasan Yahudi Yarmuk Yaser Arafat Yordania Zionis
false
ltr
item
MUSLIMIDE ONLINE: Ketika Anda Mengucapkan Selamat Natal
Ketika Anda Mengucapkan Selamat Natal
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhvViKDzc29q-KnTYDfJ_i-UlRplq5IJda8XNd9SU-Z0GqIMYLTuQnnNviJaRYvXoq1GXRU72X4EhaX1zGsqtKSqOdBmrnFtmVbhOlCNa-NuySjmZXGY_LuP0Z1Pnx2kpGTKfO2EiyC4M8/s320/christmas_card_websites_photo.png
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhvViKDzc29q-KnTYDfJ_i-UlRplq5IJda8XNd9SU-Z0GqIMYLTuQnnNviJaRYvXoq1GXRU72X4EhaX1zGsqtKSqOdBmrnFtmVbhOlCNa-NuySjmZXGY_LuP0Z1Pnx2kpGTKfO2EiyC4M8/s72-c/christmas_card_websites_photo.png
MUSLIMIDE ONLINE
http://muslimide.blogspot.com/2013/12/ketika-anda-mengucapkan-selamat-natal.html
http://muslimide.blogspot.com/
http://muslimide.blogspot.com/
http://muslimide.blogspot.com/2013/12/ketika-anda-mengucapkan-selamat-natal.html
true
865542636231413322
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago