Muslimide Online - Dalam beberapa bulan ini, televisi Aljazeera selalu mengeluhkan adanya gangguan dalam siarannya. Setelah diteliti, t...
MuslimideOnline- Dalam beberapa bulan ini, televisi Aljazeera selalu mengeluhkan
adanya gangguan dalam siarannya. Setelah diteliti, ternyata gangguan itu
sengaja dilakukan pihak-pihak tertentu dan bersumber dari Mesir dan
Suriah.
Wajar jika Aljazeera mengalami gangguan seperti itu karena penguasa
kudeta di Mesir dan rejim Basyar di Suriah selalu menuduh televisi
Aljazeera sebagai provokator yang mengintervensi urusan dalam negeri
negara lain. Aljazeera juga dituduh menjadi bagian dalam konspirasi
menghancurkan Mesir dan Suriah.
Selama ini, dalam siarannya Aljazeera menggunakan jasa satelit
Nilesat yang dimiliki Mesir. Mulai hari ini, Rabu (18/12/2013) berpindah
ke Suhail Sat yang dimiliki oleh negara asal Aljazeera sendiri, Qatar.
Suhail Sat adalah satelit baru milik Qatar yang diluncurkan pada
bulan Agustus yang lalu. Satelit yang sangat canggih ini disebut-sebut
dilengkapi dengan teknologi yang bisa menahan adanya gangguan-gangguan.
Dalam waktu satu menit, satelit ini bisa mendeteksi adanya gangguan,
lalu melacak sumber dan pelaku gangguan tersebut.
Perusahan satelit Qatar yang memiliki Suhai Sat ini menyebutkan bahwa
jasa satelit ini diprioritaskan untuk televisi Qatar dan
channel-channel televisi Aljazeera. (dakwatuna/sinai)
Red. Harun AR
