Muslimide Online - PBB sedang berupaya untuk mengevakuasi 19 ribu warga muslim Afrika Tengah setelah gagal melindungi mereka dari seran...
MuslimideOnline- PBB sedang berupaya untuk mengevakuasi 19 ribu warga muslim Afrika Tengah setelah gagal melindungi mereka dari serangan milisi-milisi Kristen .
Fatoumata Lee John Kaba, juru bicara resmi UNHCR mengatakan, "Hal yang tidak kita inginkan adalah ketika kita berada di tengah-tengah masyarakat sedangkan mereka mengalami pembantaian. Kami sangat khawatir terhadap keberlangsungan hidup 19 ribu rakyat muslim di wilayah ini. UNHCR siap untuk membantu mengevakuasi mereka ke tempat-tempat yang lebih aman, baik di dalam maupun di luar negeri," sebagaimana yang dilansir Arabia Net.
Milisi Anti-Balaka Kristen terus menyerang sehingga menyebabkan meninggalnya ribuan warga muslim dan puluhan ribu lainnya mengungsi ke negara tetangga. Umat muslim di negara itu menduga bahwa pasukan militer Perancis bersekongkol dengan umat Kristen untuk membunuh dan mengusir mereka. Hal ini tampak ketika Perancis mengerahkan 2000 pasukannya tanpa mampu menghentikan pembantaian yang terjadi.
Pembantaian ini telah dimulai sejak tergulingnya presiden muslim pertama di Afrika Tengah, Michelle Ondotojia atas tekanan dari negara barat.
Fatoumata Lee John Kaba, juru bicara resmi UNHCR mengatakan, "Hal yang tidak kita inginkan adalah ketika kita berada di tengah-tengah masyarakat sedangkan mereka mengalami pembantaian. Kami sangat khawatir terhadap keberlangsungan hidup 19 ribu rakyat muslim di wilayah ini. UNHCR siap untuk membantu mengevakuasi mereka ke tempat-tempat yang lebih aman, baik di dalam maupun di luar negeri," sebagaimana yang dilansir Arabia Net.
Milisi Anti-Balaka Kristen terus menyerang sehingga menyebabkan meninggalnya ribuan warga muslim dan puluhan ribu lainnya mengungsi ke negara tetangga. Umat muslim di negara itu menduga bahwa pasukan militer Perancis bersekongkol dengan umat Kristen untuk membunuh dan mengusir mereka. Hal ini tampak ketika Perancis mengerahkan 2000 pasukannya tanpa mampu menghentikan pembantaian yang terjadi.
Pembantaian ini telah dimulai sejak tergulingnya presiden muslim pertama di Afrika Tengah, Michelle Ondotojia atas tekanan dari negara barat.
Redaktur: Rendiyan S.
Sumber: Islammemo
