Muslimide Online - Kalau bangsa Palestina tiap tahunnya pada tanggal 15 Mei memperingati Hari Nakbah "Hari Pengusiran atau kehanc...
MuslimideOnline- Kalau bangsa Palestina tiap tahunnya pada tanggal 15
Mei memperingati Hari Nakbah "Hari Pengusiran atau kehancuran" sebagai
hari pengusiran Bangsa Palestina yang mendorong terbentuknya Negara
Israel pada tahun 1948, Maka Komunitas Muslim Rohingya pun tiap
tahunnya, pada tanggal 10 Juni memiliki hari Nakbah memperingati
penderitaan Bangsa Muslim Rohingya atas penindasan dan kedzaliman yang
dilakukan oleh Kelompok militan Budha di Myanmar yang didukung oleh
pemerintah Myanmar.
Untuk menyambut hari Nakbah tersebut, komunitas Rohingya melalui Media
Center Arakan (ARAKANNA), organisasi yang berada di bawah organisasi
induk GRC (Global Rohingya Center) yang berpusat di New york dan
dibentuk oleh OIC (Organisasi Kerjasama Islam) merilis simbol Tauhid
Satu Jari, sebagai simbol perjuangan Muslim Rohingya mempertahankan
agama dan akidahnya menghadapi junta militer Myanmar, layaknya simbol
R4BIA yang telah menggema seantero dunia sebagai simbol perjuangan
bangsa Mesir menghadapi junta militer.
Simbol Satu Jari ini, menurut Abu Turki di Riyadh (4/6), Direktur Kantor
Berita Arakan kepada redaksi Islamicgeo.com adalah simbol yang dirilis
untuk memperingati Nakbah Kedua Muslim Rohingya, Abu Turki yang akan
diperingati setiap tahunnya pada tanggal 10 Juni dan telah ditetapkan
oleh Organisasi Induk Komunitas ROhingya ARU (Arakan Rohinya Union) dan
Global Rohingya Center.
Masih menurut Abu Turki, jari telunjuk kanan yang terangkat adalah
simbol Tauhid dan keteguhan bangsa Rohingya membela dan mempertahankan
agamanya, sementara tangan kiri yang memegang erat tangan kanan adalah
simbol permasalahan Muslim Rohingya yang membutuhkan sokongan, bantuan
dan dukungan dari para pejuang kebebasan di seluruh dunia, lambang ini
juga mengisyaratkan tekanan orang-orang Budha yang mencekik orang-orang
Rohingya.
Simbol perjuangan Tauhid ini pun mendapat sambutan luas dari komunitas Muslim Rohingya di berbagai belahan dunia. (islamicgeo/sinai)

