Muslimide Online - Pemerintah Turki telah membangun hampir 9.000 buah masjid antara tahun 2005 dan 2015, menurut statistik yang dirilis ...
MuslimideOnline- Pemerintah Turki telah membangun hampir 9.000 buah masjid antara tahun 2005 dan 2015, menurut statistik yang dirilis oleh Departemen Agama (Diyanet) Turki.
Selama 13 tahun terakhir, jumlah masjid bertambah drastis menjadi 84.684 masjid dengan 8.743 masjid baru yang didirikan di penjuru Turki. Sebagian besar dibangun antara tahun 2005 dan 2015.
Turki memiliki total 75.941 masjid saat AK Party berkuasa pada tahun 2002. Satu tahun pemerintahan, Partai AK telah membangun hampir 2.000 masjid baru.
Istanbul adalah kota yang memiliki jumlah masjid terbanyak yaitu 3.317 masjid. Sementara itu, Tunceli adalah kota dengan masjid paling sedikit dengan total 92 masjid.
Salah satu masjid dibangun di atas Bukit Üsküdar, Camlica yang memiliki kapasitas tampung sebanyak 50.000 jamaah. Pembangunan masjid tersebut telah dimulai pada tahun 2013 ketika Erdogan menjabat sebagai perdana menteri. Dan itu adalah masjid enam menara ke-tiga di Turki setelah Masjid Sultan Ahmet di jantung Kota Istanbul dan Masjid Sabanci di Adana.
Turki telah merencanakan sebuah mega proyek untuk mendirikan hampir 30 kompleks masjid di lima benua. Diyanet Foundation telah membangun lebih dari 100 masjid di 25 negara sampai saat ini, seperti di Balkan dan Asia Tengah.
Enam belas masjid Turki masih dalam pembangunan dan akan segera bisa difungsikan untuk peribadatan umat Islam di 10 negara termasuk Jibuti, Albania, Inggris dan Palestina. Masjid Turki di Belarus, Somalia dan Filipina sekarang telah dibuka untuk salat.
Dalam sebuah perjalanan ke Amerika Latin, Erdogan telah meminta otoritas Kuba untuk membangun sebuah masjid sederhana di Santiago untuk pelajar muslim. Dia juga meminta pembangunan masjid lain di Havana.
Kompleks masjid terbesar di Amerika, Pusat Kebudayaan dan Peradaban Turki-Amerika, telah dibangun dengan dana Turki di bawah pengawasan Diyanet. Juga kompleks masjid senilai 100 juta dollar di Lanham, Maryland, juga telah dibuka untuk jamaah muslim di Washington DC pada awal April. (sa)
