Archive Pages Design$type=blogging

Analisa
Berita

Fakta Penting tentang berakhirnya Islam di Andalusia

Oleh : Edgar Hamas | @edgarhamas “ Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berpikir.” –Q.S Al-A’raf : 176 ...



Oleh : Edgar Hamas | @edgarhamas


Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berpikir.” –Q.S Al-A’raf : 176
 

MuslimideOnline-Ada catatan emas sejarah sekaligus kelamnya di semenanjung itu, semenanjung Iberia namanya, di selatan benua Eropa. Selama 8 abad lamanya kaum muslimin menghadiahkan peradaban besar nan memukau di dunia barat, justru ketika Eropa berada dalam gelap gulita inkuisisi, begitu kerasnya otak pendeta tak mau menerima pengetahun ilmiah, dan penyakit menular disebabkan kotornya cara hidup mereka.

Di kota Kordoba misalkan, di masa 711 sampai 1492 Masehi, ia menjelma menjadi kota seribu cahaya, Megacity yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum, jalan-jalan aspal, lampu kota yang menambah kesan megah, jembatan-jembatan cantik, dan bangunan yang sedap dinikmati aura kegagahannya. Ada 5 juta penduduknya, mewakili banyak peradaban, belajar, bekerja, berkarya dan bertukar fikiran. 

Penguasanya bersemangat menimba ilmu, menghadirkan Ulama, kaum intelektual dan mengumpulkan naskah-naskah ilmiah yang penting, dijadikan khazanah peradaban yang kelak akan dipersembahkan kepada generasi setelah mereka. Saat kemegahan itu terbentang di hadapan dunia, ia menyita perhatian masyarakat dunia. Hingga pemuda pemudi eropa, Arab Afrika bahkan cina berbondong-bondong melakukan studi di sana. 

Begitulah peradaban Islam memimpin dunia, kala itu.

Namun di tulisan ini, kita ingin bertanya satu hal sederhana; Mengapa hari ini Islam seakan-akan tidak pernah ada di Spanyol? Mengapa hari ini sedikit sekali penduduk Spanyol yang muslim? Itulah yang banyak dipertanyakan dan dicari akar masalahnya hingga hari ini. Dan berikut sekelumit alasan sebab-sebab diantara ratusan faktor mengapa peradaban Islam di Andalusia (Spanyol hari ini) hilang bak ditelan kelam.

ZIRYAB; SANG PENYANYI YANG MELENAKAN UMAT

Disebutkan dalam salah satu majelisnya, DR. Raghib As-Sirjani, seorang Sejarwan Islam terkemuka menanyakan kepada hadirin dalam pembahasan sejarah Islam di Spanyol tentang sebuah nama; Ziryab. “Apakah kalian tau siapa itu Ziryab?”, Tanya DR. Raghib kepada hadirin. Lalu kemudian beliau sebutkan bahwa Ziryab adalah salah satu “faktor besar yang menyebabkan kejatuhan peradaban Islam di Spanyol.”

Siapakah Ziryab? Dia adalah seorang penyanyi Baghdad yang besar disana. Bersama Gurunya, Ibrahim Al-Maushili yang juga guru besar musik, Ziryab dididik menjadi seorang pemusik yang menyanyikan lagu-lagu melenakan di hadapan khalifah di masa itu. Nyanyian yang ia dendangkan semakin hari membuatnya terkenal, sehingga sang Guru, Ibrahim Al-Maushili iri padanya.

Ibrahim Al-Maushili kemudian membuat sebuah rencana dan tekanan kepada Ziryab agar ia pergi dari Baghdad dan tidak lagi menyaingi popularitas gurunya. Berbagai hal ia lakukan sehingga Ziryab putus asa. Ziryab akhirnya melihat keadaan kaum muslimin dari ujung barat sampai ujung timur dan menimbang-nimbang kemana ia akan berpindah. Maka pilihannya jatuh di; Andalusia. Sebuah wilayah kaya yang akan menghasilkan banyak uang untuk dirinya.

Akhirnya Ziryab berangkat dari Baghdad menuju Andalusia, berbekal alat musiknya dan pengetahuan tentang hikayat serta syair-syair puitis, ia yakin akan mendapatkan nama besar di Andalusia. Inilah awal-awal masa melenakan bagi Umat Islam.

Sampai disana, Saat itu Negeri Andalusia tak tahu menahu apa itu nyanyian. Ketika Ziryab datang kesana, Masyarakat takjub padanya dan menyambutnya dengan semarak. Akhirnya sampailah ia di hadapan Khalifah, menyanyikan lagu-lagu terbaiknya, mendatangi pertemuan masyarakat dan bersyair dengan kelihaiannya. Ia keluarkan apa yang ia dapat dari gurunya untuk mendapat popularitas di Andalusia. 

Tak hanya nyanyian, Ziryab mulai memasuki babak baru, yaitu mengajarkan not-not nada kepada generasi muda muslimin, hingga menjauhkan mereka dari pelajaran Qur’an dan ilmu-ilmu agama. Bahkan, ”dia juga mulai mengajarkan seni mode, pakaian musim panas musim dingin musim semi dan musim gugur, bahkan ada model pakaian khusus untuk setiap moment yang bersifat khusus maupun umum”, kata DR. Raghib As-Sirjani dalam ceramah sejarahnya.

Naas, Masyarakat Andalusia semenjak kedatangan Ziryab telah mengganti tradisi keilmuannya dengan budaya syair dan nyanyian. Jumlah penyanyi semakin banyak di Andalusia. Setelah itu, menyebar pula tarian yang pada mulanya hanya di kalangan kaum pria tapi kemudian berpindah kepada kalangan wanita. 

Puncaknya, adalah ketika Ziryab memalingkan majelis-majelis ilmu yang diisi para Ulama, menyeret masyarakat untuk lebih mencintai hikayat palsu tentang raja-raja dan lagu-lagu mendayu yang semakin hari semakin tak jelas maknanya. Itulah mengapa DR. Raghib As-Sirjani menyebut Ziryab sebagai “salah satu alasan besar kejatuhan peradaban Islam di Andalusia.”

ADAKAH DAMPAK ZIRYAB BAGI NEGERI MUSLIM LAINNYA?

Sejarah mencatat, pengaruh Ziryab dengan lagu-lagunya menyebar di saentero Andalusia, lalu menjadi gelombang melenakan yang terdengar sampai Aljazair, Maroko dan Tunisia. Hari ini, masyarakat di sana lebih mengenal Ziryab daripada Khalifah Abdurrahman Ad-Dakhil yang melegenda atau Abdurrahman Al-Ausath yang mencintai ilmu pengetahuan.

Masyarakat Tunisia, Aljazair dan Maroko juga Spanyol lebih familiar dengan Ziryab daripada mengenal panglima islam yang menorehkan sejarah hebat. Tidak hanya itu, biografinya juga telah diajarkan disana sebagai salah seorang tokoh pencerahan dan kebangkitan. Ia dipuji karena perlawanannya terhadap kejumudan dan perjuangannya untuk seni. Itulah Ziryab, dengan lagunya, ia melenakan, menjauhkan umat Islam dari Al-Qur’an, dan jatuhlah Andalusia sebab ulahnya.

MENGAPA HARI INI ISLAM SEAKAN TAK PERNAH ADA DI SPANYOL?

Hari ini, jumlah kaum muslimin yang tinggal di Spanyol tidak lebih dari 100 ribu orang, terlalu sedikit untuk komunitas muslim dibanding negeri-negeri lainnya di dataran Eropa. Bahkan di sebuah kota di Amerika Serikat saja, bisa ada lebih dari 100 ribu muslim. Mengapa demikian? Seseorang bertanya kepada DR. Raghib Sirjani, kemudian beliau mengulas demikian;

Sesungguhnya penjajahan 2 Kerajaan Kristen -Aragon dan Castillia- atas peradaban Islam di Spanyol adalah penjajahan yang sangat intensif. Berbagai lini diarahkan untuk menjatuhkan peradaban Islam di Andalusia (Spanyol dan Portugal). Mesir pernah dijajah 70 tahun oleh Inggris, Aljazair, Libya, Tunisia juga pernah dijajah berbelas tahun oleh kekuatan Imperialisme, namun mengapa hari ini mereka masih dalam keislaman mereka?

Jawabannya: Karena penjajahan di Spanyol diselesaikan secara menyeluruh oleh tentara, oleh kekejaman dan dengan pemaksaan. Hingga terjadilah di Spanyol saat akhir keruntuhannya di tahun 1492 M, orang-orang islam memilih menjadi nasrani karena terancam dengan pembunuhan yang keji. Sedangkan dalam imperialisme ala Barat, mereka menjajah tak sepenuhnya dengan militer, mereka juga menggunakan politik kerjasama dan masih menggunakan jalur diplomasi. 

Kedua, penjajahan atas peradaban Islam di Spanyol adalah “penjajahan yang membuat lupa”. Mengapa? Karena umat Islam Spanyol yang lari dan hijrah ke Maroko dan Tunisia pasca serangan pasukan Kristen lebih memilik untuk melupakan peristiwa itu tanpa ada keinginan untuk memperjuangkannya. Saat itu keadaan mental masyarakat muslim Andalusia dalam keadaan kritis, disebabkan jauhnya mereka dari Al-Qur’an dan sunnah. Hingga akhirnya mereka lebih memilih melupakan Andalusia, daripada merebutnya kembali.

Al-QUR’AN KUNCI KEMENANGAN
  
Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berpikir.” Begitulah yang Allah firmankan dalam Al-Qur’an surat  Al-A’raf ayat 176. Ketika kita berbicara keruntuhan Islam di Spanyol, kita bukan ingin ikut meratap untuk mengenang masa-masa kesedihan. Justru disitulah Allah ingatkan kita untuk mengambil pelajaran. Apa sebab kekalahan? Mengapa kalah? Dan apa hal yang harus dilakukan untuk mengembalikan kekalahan menjadi kemenangan?

Sebab kekalahan dalam kisah sedih Andalusia, adalah jauhnya Umat Islam pada Al-Qur’an, hadist dan ilmu agama, sehingga menciptakan generasi rapuh yang terlena dengan lagu-lagu. Mengapa mereka kalah? Bagaimana tidak? Jika Umat ini lebih memilih para Penyanyi sebagai tempat mendengar dan meninggalkan Ulama yang berkewajiban menjaga aqidah umat, itulah tanda runtuhnya peradaban.

Dan apa hal yang harus dilakukan untuk mengembalikan kekalahan menjadi kemenangan? Al-Qur’an. Bukankah dengan Al-Qur’an, Allah meninggikan derajat suatu kaum dan menghinakan derajat kaum yang lain? Umat Islam akan berdiri tegak jika Qur’an ada sebagai aturan hidup, diamalkan dan dikaji, juga menjadi sumber ilham. Jika tidak? Ketahuilah musuh akan tertawa dan bersiap melumat kita.
 

COMMENTS

Name

14 Agustus 25 Januari 30June Abu Treka Afrika Tengah Afsel AKP Aktivis Al Azhar Al Quds Al-Aqsha al-Azhar Alaa Alam Islami Aljazeera Amerika Amnesty Analisa aqidah Ariel Sharon Artikel AS Asad Banjir Baradei Bashar Asad Bayan Bendungan Bentrokan Berita Bom Cara Catatan Darurat Daud Oglu Deal of Century Delga Demonstran Demonstrasi Dokumen Dr. Uwais Duka Dunia Islam Editorial El Baradei El-Sisi Emir Qatar Erdagon Erdogan Fatah Fikrah Filsafat FSA Fulul Fundamental Gaza Gaza Under Attack Ghazwul Fikr Ghouta Gugatan Gulen Haji Hamas Headline Hijriah history Human Rights Watch Ibnu Khaldun IHH Ikhwan inspirasi Internasional Investigasi Irak Iran Iraq ISIS Islam Islamis Israel Istanbul Ittihadiyah Jared Kushner Jaulah Jausy al Islam Jenewa Jilbab Jum'at Furqan Kajian Kandi Kardasyah Kata-kata Kawasan Keamanan Kebiadaban Kebijakan kemanusiaan Kemenangan Kenangan Kerjasama Kesaksian Ki-Moon Klaim Koalisi Nasional Mesir Koalisi Suriah Kolom Konferensi Bahrain Konflik Kontemplasi Krisis KSA Kudeta Kudeta Mesir Kultwit kunjungan lapu lapu Lawan Kudeta Lebanon Lebaran Legitimasi Mahasiswa Mahkamah Internasional Malaysia Maroko Masisir Masjid Media Mempersiapkan Anak Sekolah Meninggal Mesir Metro Militer Mir'ah Misi Kemanusiaan Mubarak Mursi Mursyid 'Amm Muslim Sri Lanka Muslim Suriah Naquib Al-Attas Nasihat Natal News Niswah nusantara Olahrga Opini Ormas Islam Otoritas Otoritas Palestina pahlawan Palestina Panen Raya Parade Militer Pariwisata Pasca Pembantaian PBB Pemadaman Listrik Pembakaran Masjid Pembangkangan Pembantaian PembantaianRab'ah Pembubaran Pembubaran Massa Pembubaran Partai Pemerintahan pemikiran Pemilu pemuda Pemutusan Diplomatik Penangkapan Pendidikan Anak Pendudukan Zionis Pengadilan Pengepungan Penguasa Pengungsi Penjajah Penjara Penjualan Penyerangan Jamaah Perang Percaya Diri Perlawanan Pernyataan Perundingan Pilihan politik Prahara Kudeta Prancis Profesor Propaganda Kudeta Provokasi Proyek Qur'anuna Rabea Rabia Rafah Raja Muhammad Bin Salman Ramadan realitas Refleksi Remaja renungan Revolusi Rezim Rezim Suriah Rohingya RS. Midany Rusia Salahuddin Saudi Sejarah Sejarah Mesir Sejarah Palestina Modern Serangan Serangan Israel Serangkaian Bom Sikap Sinai sirah Slider Solidaritas Somalia Sri Lanka Sunnaturasulina Suriah Survey Syabab Syatir Syiria tadabbur tafakkur Tahun Ajaran Baru Tahun baru hijriah 1438 talmud Taman Kanak-kanak Tamarrid Tanah Air Tanah Palestina Taujih taurat Tausiyah Timteng Tokoh Tokoh Muslim Trik trump Tsaqafah Tulisan Hamka Tunisia Turki Ukhuwah ulama Ulasan Umrah US Usbu' Rahil Ust. Zulfi Akmal Ust.Irsyad Syafar Wacana Wanita Wawancara Wawasan Yahudi Yarmuk Yaser Arafat Yordania Zionis
false
ltr
item
MUSLIMIDE ONLINE: Fakta Penting tentang berakhirnya Islam di Andalusia
Fakta Penting tentang berakhirnya Islam di Andalusia
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbnd9jyxHosRWY0-QyLafuQxa-C3wJ73xpx_BpRPhgXIedNpeEeCMgp5PDSqlYBUyzsYTipmwYUY_w2GrJ3ua-HjbmXBHHiAcz493cXilK_5Vy1QL-OckcqvImrqrxUZL2uVa7A1nsMWI/s320/58195626.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhbnd9jyxHosRWY0-QyLafuQxa-C3wJ73xpx_BpRPhgXIedNpeEeCMgp5PDSqlYBUyzsYTipmwYUY_w2GrJ3ua-HjbmXBHHiAcz493cXilK_5Vy1QL-OckcqvImrqrxUZL2uVa7A1nsMWI/s72-c/58195626.jpg
MUSLIMIDE ONLINE
http://muslimide.blogspot.com/2017/03/fakta-penting-tentang-berakhirnya-islam_8.html
http://muslimide.blogspot.com/
http://muslimide.blogspot.com/
http://muslimide.blogspot.com/2017/03/fakta-penting-tentang-berakhirnya-islam_8.html
true
865542636231413322
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago