Archive Pages Design$type=blogging

Analisa
Berita

Fenomena Anomali; Senjata Makan Tuan dan Rekayasa IIahi

Oleh: Widhi Ridho Muslimide Online - Merebaknya doktrin ‘Islamophobia’ yang bermula sejak awal abad ke-21 ini tentu menjadi luka yang d...

Oleh: Widhi Ridho

MuslimideOnline-Merebaknya doktrin ‘Islamophobia’ yang bermula sejak awal abad ke-21 ini tentu menjadi luka yang dalam bagi ummat Islam dunia. Kasus 9/11 mengawali cerita terorisme dan radikalisme yang kini selalu disematkan dalam ajaran Islam. Virus islamophobia ini tidak hanya menjalar di antara bayang-bayang pikiran non-muslim. Namun juga menjajah alam bawah sadar saudara-saudara kita, merasuk ke dalam domain orang-orang muslim yang mungkin sedang terbawa arus media.

Kondisi ini sungguh memilukan. Inikah yang disebut sebagai masa-masa “sukuth” (kejatuhan) bagi umat Islam setelah jatuhnya rumah besar kita –Kekhilafahan Turki Utsmani- tepat 93 tahun yang lalu? Di mana kita hidup di dunia yang masyarakatnya sangat sensitif dengan ajaran Islam. Di saat identitas yang kita bawa ini dianggap sebagai ‘pembawa sial’ oleh kebanyakan orang.

Virus ini semakin menjangkiti pola pikir masyarakat global dengan deklarasi berdirinya Islamic State of Irak and Syiria (ISIS) –sekarang Islamic State (IS)- pada Oktober 2006 di Irak. Dengan ini, lahirlah kelompok militan radikal yang mengklaim dan merebut wilayah negara-negara Islam, serta menebar teror terhadap masyarakat dunia. Kondisi ini semakin memperkeruh rumor yang menyeruak sejak tragedi WTC. Membuat kita ingin menutup diri dari realitas yang ada.

Namun sebagai seorang muslim sejati, kita diperintahkan untuk tidak lari dari kenyataan. Seburuk-buruk apapun kondisi umat Islam di zaman ini, tidaklah lepas daripada ujian yang memang Allah datangkan kepada para hamba-Nya. Tujuannya tidak lain adalah untuk mengetahui siapa  diantara hamba-hamba-Nya yang bersabar dalam menggenggam ‘bara api’ di akhir zaman.

Dalam hadits yang dirwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Rasulullah SAW mengabarkan tentang kondisi yang sulit di masa depan, dimana orang yang tetap konsekuen, berpegang teguh pada tali agama Allah adalah orang yang akan merasakan perihnya ujian. “Akan datang kepada manusia suatu zaman dimana orang yang berpegang teguh pada agamanya seperti orang yang menggenggam bara api.

Gambaran mengenai huru-hara akhir zaman telah dikabarkan oleh Rasulullah SAW jauh sebelum orang-orang yang hidup di zaman itu menyadarinya. Pernyataan ini pun menjadi nyata. Berapa banyak dari kita –umatislam- yang baru sadar akan hari-hari yang kita temui sekarang ini. Dimana kita sedang bernafas, menghirup udara dunia yang telah berubah, jauh dari visualisasi masa lalu.

Sejatinya, kondisi umat Islam saat ini merupakan buah dari keruntuhan. Namun keadaan ini merupakan daur yang telah dipergilirkan oleh Allah SWT, agar dapat diambil pelajaran bagi para hamba-hamba-Nya yang mau melihat, mendengar, dan mempelajari tanda-tanda kebesaran-Nya.

Sekarang kita kembali ke zaman di mana Islam dianggap asing, seperti halnya saat permulaan Islam itu sendiri di masa jahiliyyah. Dimana saat Rasulullah SAW mengajak orang-orang Quraisy untuk kembali  ke pada ajaran tauhid yang dibawa olehNabi Ibrahim AS. Tentu dalam perjalanan dakwah beliau banyak sekali penolakan, tantangan, bahkan perlawanan yang dilakukan oleh kaum musyrikin Makkah lantaran ketidakmauan mereka untuk kembali kepada kebenaran.

Maka untuk meyakinkan risalah yang dibawa oleh Rasulullah SAW, Allah SWT telah menunjukkan berbagai mukjizat selama masa dakwah beliau SAW. Banyak sekali mukjizat-mukjizat yang diperlihatkan di hadapan kaum musyrikin Makkah, yang memang berfungsi untuk melawan tuduhan-tuduhan mereka dan juga untuk menambah keyakinan orang-orang yang beriman kala itu.

Di antara mukjizat yang paling agung adalah Al-Qur’an. Ia diturunkan dengan bahasa Arab yang indah, yang mana para penyair Arab kala itu mengakui betapa agungnya gaya bahasa yang dikandung oleh Al-Qur’an. Mukjizat ini diturunkan di kala suku-suku di Jazirah Arab berlomba-lomba membuat syair-syair, yang memang telah berlaku sejak sekian lama dan menjadi adat mereka.

Maka untuk mencegah ketertarikan orang pada apa yang dibacakan oleh Nabi Muhammad SAW, orang-orang musyrik melarang dan mencegah para pendatang untuk mendengarkan ayat-ayatsuci Al-Qur’an. Namun tak disangka bahwa semakin kerasnya pencegahan mereka, semakin tertariklah orang-orang di kala itu kepada ‘syair-syair’ yang biasa dilantunkan oleh Rasulullah SAW di pinggir Ka’bah. Maka tak sedikit para pendatang, setelah mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an mereka masuk Islam.

Ini adalah kejadian tak wajar yang terjadi di masa lalu. Di saat ajaran Rasulullah mendapat tekanan dari orang-orang kafirQuraisy, tetap saja ada orang-orang  yang dibukakan hatinya oleh Allah SWT. Inilah yang disebut sebagai fenomena ‘Anomali’.

Anomali adalah suatu kejadian yang tidak bisa diperkirakan sehingga sesuatu yang terjadi akan berubah-ubah dari kejadian biasanya. Hukumnya bersifat berlawanan. Analogi sederhannya adalah: Ketika orang ditakut-takuti dengan sesuatu yang -secara doktrin umum- dianggap menakutkan, seperti hantu misalnya. Kita pasti akan mengira bahwa orang itu semakin menjauh dan enggan untuk mendengarkan cerita-cerita tentang hantu ataupun menonton filmnya. Namun di dalam teori anomali, orang itu akan berlaku sebaliknya. Ia akan suka mendengar cerita dan menonton film tentang hantu.

Inilah yang terjadi sekarang. Fenomena islamophobia, jika kita melihat ke sudut pandang lain, akan kita temukan banyak sekali efek kebalikan yang tak dapat diduga-duga.

Akhir-akhir ini kita mendengar kabar bahwa masjid-masjiddi negara-negara Eropa dan juga di Amerika Serikat ramai dikunjungi orang-orang non-muslim. Mereka ingin mengetahui secara pasti bagaimana ajaran Islam yang sebenarnya.
Foto: Salah satu masjid di Inggris yang ramai dikunjungi non-muslim yang ingin belajar Islam. Sumber: Middle East Update

Belum lagi, di bulan Februari lalu ribuan orang dari berbagai latar belakang agama menghadiri demo “Today I am a Muslim Too” di kota New York, AS, Selasa (7/2). Seperti pada video yang diunggah oleh [voaindonesia.com](20/2) bahwa demo ini bertujuan untuk menunjukan solidaritas bagi warga muslim di Amerika. Di dalam aksi itu hadir pula Direktur Jamaica Muslim Center Jamaica-Queens-New York, Imam Shamsi Ali.

Aksi ini timbul sebagai bentuk protes dan kritikan warga Amerika lantaran diskriminasi atas warga muslim yang kerap terjadi di sana. Ditambah lagi setelah mendengar pidato-pidato Presiden Trump yang sering melontarkan kalimat-kalimat diskriminatif bagi orang-orang muslim.


Kemauan mereka untuk mempelajari Islam lebih dalam timbul karena banyaknya aksi-aksi teror dan propaganda radikalisme yang dikambinghitamkan kepada orang-orang Islam. Tentu dengan kejadian-kejadian ini, warga dunia –khususnya warga Eropa dan Amerika- bertanya-tanya mengenai apa yang sebenarnya diajarkan oleh Al-Qur’an? Apa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada para pengikut beliau?

Melihat kondisi ini,tentu menjadi suatu kewajiban sekaligus kesempatan bagi para dai untuk menjelaskan risalah Nabi Akhir Zaman ini secara kaffah. Agar mereka tidak terjebak ke dalam pemahaman yang salah dan terbawa arus islamophobia.

Dengan pemaparan ini, kita sadar bahwa masyarakat dunia sudah sangat cerdas dalam menanggapi isu-isu yang beredar. Mereka akan datang langsung kepada orang yang memiliki pengetahuan akan Islam itu sendiri, untuk mengoreksi serta mengetahui secara valid ajaran Islam yang hakiki.

Fenomena ini juga sejatinya adalah kehendak Allah SWT, Tuhan Semesta Alam dan Yang menyekenario alur cerita akan dunia ini. Dalam Surat Ali Imran ayat 54, Allah berfirman: “Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.”

Para pembuat makar pasti akan dibingungkan dengan fenomena ini. Hasilnya berbalik 180 derajat dari apa yang sudah mereka perkirakan. Mereka menggunakan banyak penelitian, menyusun alur yang mereka buat untuk menghancurkan Islam dengan propaganda dan rumor keji mengenai keradikalan ajaran Islam.

Namun tanpa mereka sadari, isu-isu yangditebar itu menjadi daya tarik bagi masyarakat dunia yang memang belum mengenal Islam sebelumnya, untuk mempelajarinya. Bahkan tak sedikit yang dibukakan hatinya dan akhirnya berislam.

Melihat fenomena anomali yang telah muncul ini, kita harus tetap menaruh harapan akan bangkitnya Islam. Di samping itu, optimisme harus diikat sekencang-kencangnya, sembari berusaha memperlihatkan wajah Islam yang haqq pada masyarakat dunia.

Mari kita mulai dari diri sendiri dengan “Be a Better Muslim”. Menjadi agen muslim yang senantiasa memperlihatkan wajah islam yang ramah sesuai dengan akhlak Rasulullah SAW, para sahabatnya, serta salafunassholih. Dan sekali lagi, jangan pernah berputus asa karena Allah pasti bersama kita!
Wallahu a’lam bis showwab












COMMENTS

Name

14 Agustus 25 Januari 30June Abu Treka Afrika Tengah Afsel AKP Aktivis Al Azhar Al Quds Al-Aqsha al-Azhar Alaa Alam Islami Aljazeera Amerika Amnesty Analisa aqidah Ariel Sharon Artikel AS Asad Banjir Baradei Bashar Asad Bayan Bendungan Bentrokan Berita Bom Cara Catatan Darurat Daud Oglu Deal of Century Delga Demonstran Demonstrasi Dokumen Dr. Uwais Duka Dunia Islam Editorial El Baradei El-Sisi Emir Qatar Erdagon Erdogan Fatah Fikrah Filsafat FSA Fulul Fundamental Gaza Gaza Under Attack Ghazwul Fikr Ghouta Gugatan Gulen Haji Hamas Headline Hijriah history Human Rights Watch Ibnu Khaldun IHH Ikhwan inspirasi Internasional Investigasi Irak Iran Iraq ISIS Islam Islamis Israel Istanbul Ittihadiyah Jared Kushner Jaulah Jausy al Islam Jenewa Jilbab Jum'at Furqan Kajian Kandi Kardasyah Kata-kata Kawasan Keamanan Kebiadaban Kebijakan kemanusiaan Kemenangan Kenangan Kerjasama Kesaksian Ki-Moon Klaim Koalisi Nasional Mesir Koalisi Suriah Kolom Konferensi Bahrain Konflik Kontemplasi Krisis KSA Kudeta Kudeta Mesir Kultwit kunjungan lapu lapu Lawan Kudeta Lebanon Lebaran Legitimasi Mahasiswa Mahkamah Internasional Malaysia Maroko Masisir Masjid Media Mempersiapkan Anak Sekolah Meninggal Mesir Metro Militer Mir'ah Misi Kemanusiaan Mubarak Mursi Mursyid 'Amm Muslim Sri Lanka Muslim Suriah Naquib Al-Attas Nasihat Natal News Niswah nusantara Olahrga Opini Ormas Islam Otoritas Otoritas Palestina pahlawan Palestina Panen Raya Parade Militer Pariwisata Pasca Pembantaian PBB Pemadaman Listrik Pembakaran Masjid Pembangkangan Pembantaian PembantaianRab'ah Pembubaran Pembubaran Massa Pembubaran Partai Pemerintahan pemikiran Pemilu pemuda Pemutusan Diplomatik Penangkapan Pendidikan Anak Pendudukan Zionis Pengadilan Pengepungan Penguasa Pengungsi Penjajah Penjara Penjualan Penyerangan Jamaah Perang Percaya Diri Perlawanan Pernyataan Perundingan Pilihan politik Prahara Kudeta Prancis Profesor Propaganda Kudeta Provokasi Proyek Qur'anuna Rabea Rabia Rafah Raja Muhammad Bin Salman Ramadan realitas Refleksi Remaja renungan Revolusi Rezim Rezim Suriah Rohingya RS. Midany Rusia Salahuddin Saudi Sejarah Sejarah Mesir Sejarah Palestina Modern Serangan Serangan Israel Serangkaian Bom Sikap Sinai sirah Slider Solidaritas Somalia Sri Lanka Sunnaturasulina Suriah Survey Syabab Syatir Syiria tadabbur tafakkur Tahun Ajaran Baru Tahun baru hijriah 1438 talmud Taman Kanak-kanak Tamarrid Tanah Air Tanah Palestina Taujih taurat Tausiyah Timteng Tokoh Tokoh Muslim Trik trump Tsaqafah Tulisan Hamka Tunisia Turki Ukhuwah ulama Ulasan Umrah US Usbu' Rahil Ust. Zulfi Akmal Ust.Irsyad Syafar Wacana Wanita Wawancara Wawasan Yahudi Yarmuk Yaser Arafat Yordania Zionis
false
ltr
item
MUSLIMIDE ONLINE: Fenomena Anomali; Senjata Makan Tuan dan Rekayasa IIahi
Fenomena Anomali; Senjata Makan Tuan dan Rekayasa IIahi
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9vcDl3ZF-XwRY2slHSEh7cavPeA1YsuZC8ANvXuo6tTBAcBA6C0TEaL2I6tODlojqD8N15z2fgZ5mm8uxbOYQDOZZgB-MKlZnWhKkXG1nDZqIdX1EKQ_EcEopUbvVsgfbpX1aG6YhRQ0/s320/2222222.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9vcDl3ZF-XwRY2slHSEh7cavPeA1YsuZC8ANvXuo6tTBAcBA6C0TEaL2I6tODlojqD8N15z2fgZ5mm8uxbOYQDOZZgB-MKlZnWhKkXG1nDZqIdX1EKQ_EcEopUbvVsgfbpX1aG6YhRQ0/s72-c/2222222.jpg
MUSLIMIDE ONLINE
http://muslimide.blogspot.com/2017/03/fenomena-anomali-senjata-makan-tuan-dan.html
http://muslimide.blogspot.com/
http://muslimide.blogspot.com/
http://muslimide.blogspot.com/2017/03/fenomena-anomali-senjata-makan-tuan-dan.html
true
865542636231413322
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago