Oleh : Abdan Syukri | @supersyukri Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Universitas Al Azhar Kairo Muslimide Online - Di an...
Oleh
: Abdan Syukri | @supersyukri
Mahasiswa
Fakultas Ushuluddin Universitas Al Azhar Kairo
MuslimideOnline- Di
antara nikmat yang Allah berikan kepada makhluknya adalah rasa aman, karena
dengan adanya rasa aman seseorang akan bisa hidup dengan tenang, nyaman dan
damai. Ada yang punya banyak harta tapi hidupnya tidak tenang, setiap saat
dihantui oleh rasa takut harta akan hilang, dicuri orang, atau usaha macet,
berarti harta tidak bisa menjamin seseorang akan merasa aman.
Ada
yang punya banyak anak yang patuh, penurut dan berbakti, tapi hidupnya tidak
tenang karena setiap saat dihantui oleh rasa takut akan terjadi apa-apa pada
anaknya, kena musibah, kecelakaan atau hal lainnya, berarti banyak anak tidak
menjamin seseorang akan merasa aman.
Ada
yang punya banyak pengawal, pengamanan berlapis, namun hidupnya tidak tenang
karena dihantui rasa takut jika ada pengawalnya yang berkhianat dan menyerang
dirinya, berarti pengawal dan pengamanan dari manusia tidak bisa memberikan
rasa aman.
Begitu
juga kehidupan kita, apalagi akhir-akhir ini banyak terjadi bencana, musibah,
teror dan sebagainya yang membuat kita kehilangan rasa aman yang merupakan
kunci ketenangan hidup.
Pertanyaannya,
siapakah yang bisa memberikan rasa aman itu? Dialah Allah yang di tangan-Nya
segala urusan yang ada di langit dan di bumi, tak ada daun yang jatuh dari
dahannya kecuali Dia mengetahuinya.
Dalam
suatu hadits yang diriwayatkan Imam Tirmidzi
عن أبي العباس عبد الله بن عباس رضي الله عنهما
قال : كنت خلف النبي صلى الله عليه وسلم يوما ، فقال : ( يا غلام ، إني أُعلمك كلمات
: احفظ الله يحفظك ، احفظ الله تجده تجاهك ، إذا سأَلت فاسأَل الله ، وإذا استعنت فاستعن
بالله ، واعلم أن الأُمة لو اجتمعت على أَن ينفعـوك بشيء ، لم ينفعوك إلا بشيء قد كتبه
الله لك ، وإن اجتمعوا على أن يضروك بشيء ، لم يضروك إلا بشيء قد كتبه الله عليك، رفعت
الأقلام وجفت الصحف ) رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح .
Abdullah
bin ‘Abbas –radhiyallahu ‘anhuma– menceritakan, suatu hari saya berada di
belakang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau bersabda, “Nak, aku ajarkan
kepadamu beberapa untai kalimat: Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu.
Jagalah Allah, niscaya kau dapati Dia di hadapanmu. Jika engkau hendak meminta,
mintalah kepada Allah, dan jika engkau hendak memohon pertolongan, mohonlah
kepada Allah. Ketahuilah, seandainya seluruh umat bersatu untuk memberimu suatu
keuntungan, maka hal itu tidak akan kamu peroleh selain dari apa yang telah
Allah tetapkan untukmu. Dan andaipun mereka bersatu untuk melakukan sesuatu
yang membahayakanmu, maka hal itu tidak akan membahayakanmu kecuali apa yang
telah Allah tetapkan untuk dirimu. Pena telah diangkat dan lembaran-lembaran
telah kering.”
Keyakinan
kepada Allah adalah kunci utama untuk mendapatkan rasa aman dalam kehidupan
kehidupan ini, karena tidak ada makhluk yang bisa memberikan manfaat kecuali
dengan sesuatu yang sudah Allah tetapkan dan tidak ada makhluk yang mampu
memberi mudharat kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan.
Serahkan
semuanya kepada Allah, serahkan harta, anak, keamanan dan kehidupan ini kepada
Allah, karena Allah ketika dititipkan sesuatu maka Dia akan menjaganya.
اللهم ارزقنا عملا صالحا و علما نافعا و أمنا
دائما…
Disarikan
dari khotbah jumat Syaikh Dr. Sayyid Makki.
