Oleh : Abdan Syukri | @supersyukri Muslimide Online - Setiap peristiwa dan episode kehidupan baginda Rasulullah –Shallalla...
Oleh : Abdan Syukri | @supersyukri
MuslimideOnline-Setiap
peristiwa dan episode kehidupan baginda Rasulullah –Shallallahu Alaihi
Wasallam- adalah pelajaran dan ibrah bagi kaum muslimin, karena
Allah SWT sendiri yang mengatakan dalam Al Quran yang mulia "Sungguh
terdapat suri teladan yang baik pada diri Rasulullah SAW untuk kalian (muslimin)”
[QS Al Ahzab : 21].
Setiap
bulan Rajab, kita diingatkan dengan sebuah peristiwa luar biasa yang Allah abadikan
dalam surat Al Isra ayat 1, "Mahasuci Allah, yang telah memperjalankan
hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang
telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari
tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha
Mengetahui.”
Ada
sebuah pelajaran berharga yang jarang disebut dan jarang disampaikan dalam
peringatan Isra Miraj itu, yaitu; Mengapa Allah tidak langsung mengangkat Nabi Muhammad
ke Sidaratul Muntaha, namun
memperjalankan beliau Shallallahu Alaihi Wasallam ke Masjid Al Aqsha
terlebih dahulu? Dalam muhadharah-nya, Syaikh Abdul Fattah Abdul Ghani,
Dekan Fakultas Ushuluddin Universitas Al Azhar Asy Syarif Kairo mengatakan, "Diantara
rahasia mengapa Rasulullah tidak langsung diangkat ke langit adalah, Allah ingin
mengajarkan kepada kaum muslimin bahwa Masjid Al Aqsha adalah warisan ruhiyah
untuk kaum muslimin, ia merupakan sebuah warisan yang berharga, yang mesti
dijaga kesuciannya dari tangan-tangan durjana.
Masjid
Al Aqsha adalah tanggung jawab seluruh ummat Islam walau ia terletak di
Palestina, karena umat islam tidak terbatas oleh teritorial negara.
Lantas,
apa peran kita saat ini dalam perjuangan membebaskan Al Aqsha? Ada beberapa peran
yang bisa kita lakukan :
1. Pendidikan Islam yang benar
2. Memperkuat keimanan
3. Berdoa untuk kebebasan Al Aqsha.
Semoga,
melalui 3 hal diatas akan lahir generasi yang mampu membebaskan Al Aqsha dari
tangan durjana zionis yahudi. Kita sama-sama berdoa agar Allah berikan kita kesempatan
untuk shalat di Masjid Al Aqsha sebelum maut mendatangi kita. Kalau seandainya
untuk shalat di masjid dekat rumah saja kita masih merasa berat, sepertinya
kita tidak serius dalam doa kita untuk bisa shalat di Masjid Al Aqsha.
