Oleh: Muhammad Edgar Hamas | @edgarhamas Muslimide Online - Saya awali tulisan ini dengan menyebut satu puncak nan masyhur di pegunu...
Oleh: Muhammad Edgar Hamas | @edgarhamas
MuslimideOnline- Saya awali tulisan ini dengan menyebut satu puncak nan masyhur di pegunungan Spanyol, Almanzor namanya. Para pendaki dan petualang Eropa dengan mudah akan menyebut kemegahannya, sebab disanalah puncak tertinggi Spanyol dengan salju menyelimuti hijau rumputnya.
Almanzor adalah bukti kemegahan Islam pada masa jayanya di atas semenanjung Iberia. Asal katanya adalah; Al Hajib "Al Manshur" rahimahullah. Beliau adalah salah satu panglima terbaik Umat Islam sepanjang sejarah yang mewakafkan 30 tahun umurnya dalam berjihad. Puncak Almanzor adalah markas besarnya saat itu untuk meneropong gerak-gerik negeri-negeri Eropa, guna mematangkan taktik memenangkan jihad dan meninggikan suara adzan di atasnya.
Hajib Al Manshur lahir pada 326 Hijriah di Spanyol Selatan. Ia meniti karirnya sebagai polisi dan karena kecerdasannya, kemudian hari menjadi panglima besar yang memenangkan 50 pertempuran melawan 22 negara Eropa. Perang terbesarnya adalah 'Battle of Lyon' melawan kerajaan Perancis yang berhasil memukul seluruh pimpinan pasukan musuh. Adzan pernah dikumandangkan di atas kota Lyon kala itu.
Setiap pertempuran yang ia lewati selalu ia kumpulkan pasir-pasirnya dalam sebuah botol, untuk kemudian berwasiat pada tentaranya, "jika kelak aku wafat, kuburkan aku dengan pasir-pasir jihad itu sebagai saksiku saat hari kebangkitan."
Dalam setiap kesempatan, beliau selalu memohon pada Allah, "Yaa Rabb, wafatkanlah aku dalam keadaan syahid di medan pertempuran, bukan di atas kasur." Dan benar, beliau menjemput kesyahidannya dalam pertempuran di batas Perancis. SubhanAllah, saat itu usianya telah mencapai 60 tahun.
Hebatnya, pertempuran yang menjadi tempat kesyahidannya itu terjadi saat tanggal 27 Ramadhan menjelang Idul Fitri, 392 Hijriah atau 1046 tahun yang lalu. Seluruh Eropa mendengungkan loncengnya sebagai tanda perayaan. Para raja membuat pesta atas kematian Al Hajib Al Manshur. SubhanAllah, beliau syahid dengan meninggalkan sebuah mimpi; menaklukkan pegunungan Pyrenia, dalam usia 60 tahun.
